Kasih yang tidak membeda-bedakan

Kisah Para Rasul 10: 44-48; Mazmur 98; I Yoh.5: 1-6; Yohannes 15: 9-17

Belum ada komentar 685 Views

Keselamatan yang merupakan ungkapan kasih Allah adalah hadiah dari Tuhan kepada setiap orang tanpa membedakan latar belakangnya budaya, pemikiran bahkan keyakinannya. Hal ini tercermin dari bacaan kita hari ini, yang menggambarkan situasi jemaat mula-mula, yang pada awalnya hanya membatasi diri bahwa ‘keselamatan’ hanya diberikan pada orang-orang Yahudi yang telah dibaptis dan menerima Kristus dalam hidupnya. Pola pikir yang dibatasi dinding-dinding penyekat seperti ini ternyata membatasi pekerjaan Roh Kudus yang bebas untuk hadir dalam kehidupan setiap orang, apakah ia seorang Yahudi atau non Yahudi, seorang yang sudah dibaptis dan menerima Kristus atau yang belum dibaptis dan bahkan yang belum mengenal Dia sama sekali. (ay.43-48)

Berita tentang Roh Kudus yang dicurahkan ke atas bangsa-bangsa lain, meruntuhkan sikap diskriminatif orang-orang Yahudi, dan sekaligus memberikan pengharapan bagi Kornelius dan orang-orang non Yahudi lainnya untuk menerima Injil yang diberitakan dan menyediakan diri mereka untuk dibaptiskan.

Pesan penting untuk direnungkan dan dijalankan dalam kehidupan sebagai murid Kristus adalah:

  • Kasih Allah yang menyelamatkan umat manusia tidak pernah didasarkan pada pembedaan-pembedaan terhadap kelompok orang dalam masyarakat.
  • Bagaimana Allah bekerja dan apa yang harus dilakukanNya semata-mata karena memang kehendak Allah yang bebas untuk mengasihi bangsa-bangsa di dunia (Mazmur 98: 2 dan 3).
  • Belajar terbuka dan peka memahami karya Roh Kudus, merupakan kesempatan untuk memahami karya Allah di dunia ini.

Semua tindakan yang tanpa batas ini adalah ungkapan kasih Allah untuk menyelamatkan setiap orang apa pun latar belakangnya, bersediakah Anda juga berpartisipasi di dalamnya?

(TT)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • berdosa
    Aku lah yang paling berdosa
    I Timotius 1: 12-17
    Baru-baru ini banyak orang dikejutkan oleh berita media sosial yang mengungkap tentang seorang sarjana S2 dari perguruan tinggi negeri...
  • Madu atau Racun ?
    Ulangan 30: 15-20
    Dalam perjalanan umat Tuhan memasuki “tanah perjanjian” Musa mengingatkan bahwa mereka sedang dihadapkan pada sebuah pilihan kehidupan atau kematian,...
  • Semakin serupa seperti Kristus
    Thomas Kempis dalam bukunya “Imitatio Christi”, memulai dengan mengutip Yoh.8:12 “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan...
  • sambut
    Sambutlah Sesamamu
    Lukas 13:10-17
    Setelah mengalami pembuangan, Bangsa Israel hidup kembali di Palestina dan Yerusalem. Nubuat dalam Kitab Yesaya ini memberi pengharapan akan...
  • lemah
    Sambutlah Yang Lemah
    Ibrani. 11:29-12:2
    Saya pernah dipukul oleh kakak pertama saya pada waktu saya kecil. “Kamu pikir saya sansak?” Dia bukan marah atau...
Kegiatan