Identitas Seorang Murid Kristus

Identitas Seorang Murid Kristus

Belum ada komentar 533 Views

Seorang ibu berdoa kepada Tuhan agar seseorang dapat membantu dia mengantar anaknya ke dokter besok pagi. Dipagi hari, setelah ia merapikan anaknya, seorang pemuda di sebelah rumah akhirnya bersedia mengantar sang anak ke dokter. Di tengah perjalanan, anak itu bertanya kepada pemuda tadi, “Apakah kau seorang malaikat?” Jawab pemuda itu, “Bukan! Mengapa kau bertanya demikian?” Anak itu menjawab, “Karena semalam ibuku berdoa agar malaikat Tuhan datang dan mengantarku ke dokter. Aku pikir kau adalah malaikat yang dikirim Tuhan untukku!”

Setiap kita sebagai pengikut Kristus, dapat menjadi malaikat setidaknya buat 1 orang setiap harinya. Mungkin kita “hanya” melakukan tindakan sederhana. Namun hal itu menjadi titik terang buat seseorang, hasil dari pergumulan dan doanya kepada Tuhan.

Menjadi terang dan garam dunia, tidak harus melakukan hal besar sehingga banyak orang bertepuk tangan kepada kita. Identitas seorang murid tidak ditentukan dari berapa banyak orang yang memuji karyanya, tetapi di satu sisi, dari kesungguhan hati sang murid memperkenalkan Kristus di dalamnya. Di sisi lain, identitas seorang murid Kristus dirasakan oleh orang yang mencicipinya. Apakah perasaan orang-orang yang ada di sekitar kita saat kita berada di dekat mereka? Marah, kecewa, curiga atau penuh damai sejahtera? Guna seorang murid Kristus adalah membuat dunia merasakan Kristus. Kristus yang “asin”, Kristus yang membuat mereka “silau” akan kebenaran.

Pertanyaan Refleksi:

Sudahkah kita menjadi murid Kristus?

Apakah hidup kita sudah menunjukkan identitas seorang murid Kristus?

[Riajos]

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • pengharapan
    ALLAH Trinitas dan Pengharapan Masa Depan
    Roma 5:1-5, Yohanes 16:12-15
    Alkitab menyatakan bahwa menjadi Kristen dan beriman kepada Allah Trinitas tidaklah mudah. Penolakan, pengucilan dan hal-hal yang buruk mungkin...
  • persekutuan
    Kesatuan Gerejawi : Refleksi Allah Persekutuan
    Yohanes 17:20-26
    Rambut sama hitam tapi pikiran berbeda. Pepatah ini mengungkapkan masing-masing orang mempunyai pendapat yang berbeda-beda satu sama lain. Bagaimana...
  • ketaatan
    Iman dan Ketaatan yang Teruji
    Yohanes 14: 23-29
    “Tak kenal maka tak sayang” begitu kata pepatah. “Tak sayang, maka tak mungkin percaya dan menjalin relasi” demikian logikanya....
  • baru
  • Kemenangan Kristus
    Merayakan Kemenangan Kristus
    Wahyu 7:9-17
    Cara manusia menangkap kehadiran dan kuasa Tuhan sangat beragam. Ada yang menangkap hadirnya Tuhan melalui alam, melalui pengalaman saling...
Kegiatan