Identitas Sebagai Anak Allah

Identitas Sebagai Anak Allah

Belum ada komentar 209 Views

Ada masa dalam hidup seseorang untuk mencari identitas dirinya. Siapakah saya? Pertanyaan ini perlu dijawab agar kita dapat mewarnai kehidupan kita dengan identitas yang benar. Pada saat kita menjawab bahwa kita ini adalah anak Allah, maka dalam identitas itu memuat banyak aspek yang perlu terwujud dalam sikap dan cara hidup kita.

Ini adalah minggu pertama setelah natal, dan kita membaca Yesus telah bertumbuh makin besar. Pada bacaan kita mengisahkan kehidupan Yesus di usia 12 tahun (ayat 41). Yang menarik adalah jawaban Yesus pada saat Maria menemukan setelah menghilang selama 3 hari, “Tidakkah kamu tahu, bahwa Aku harus berada di dalam rumah Bapa-Ku?” Jawaban ini tidak mudah dimengerti Maria dan Yusuf, tetapi jawaban ini lahir dari sebuah pengenalan akan identitas diri. Di usia 12 tahun, Yesus mampu merespon bahwa Bait Allah adalah rumah Bapa-Ku. Ia telah mengenal siapa diri-Nya, siapa bapa-Nya dan misi hidup-Nya. Ia mengenal identitasnya dengan baik dan itu mewarnai sikap hidup-Nya

Nah bagaimana dengan kita? Apakah identitas sebagai anak Allah yang selama ini kita gembar gemborkan diiringi dengan sikap mengabdi kepada kehendak Bapa? Apakah apa yang telah kita lakukan dan katakan telah mampu mencerminkan identitas seorang anak Allah? Kemanakah kita mengarahkan kehidupan kita selama ini, untuk kehendak Sang Bapa atau diri sendiri? Kiranya kesadaran dan kemauan dipimpin dalam kuasa Roh Kudus terus membuat kita berjuang untuk menghidupi identitas kita sebagai anak Allah di tengah dunia ini dengan sikap hidup yang mempermuliakan nama Allah.

 

dva

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • terhubung
    Terhubung Dan Bahagia Bersama Sesama
    Kisah Para Rasul 4:5-12; Mazmur 23; 1 Yohanes 3:16-24; Yohanes 10:11-18
    Hidup kita semakin terhubung satu dengan yang lain begitu cepat dan mudah. Keterhubungan komunikas dan informasi adalah sebuah keuntungan...
  • dosa
    Tidak Berdosa Lagi
    Kisah Para Rasul 3:12-19; Mazmur 4; 1 Yohanes 3:1-7; Lukas 24:36-48
    Manusia kenal dosa sejak ia jatuh ke dalam dosa. Keinginan untuk berbuat dosa dan harapan untuk meninggalkan dosa bagaikan...
  • damai sejahtera
    Damai Sejahtera Bagi Kamu!
    Kisah Para Rasul 4:32-35; Mazmur 133; 1 Yohanes 1:1-2:2; Yohanes 20:19-31
    Istilah hoax semakin tenar beberapa tahun belakangan ini. Arti hoax adalah berita bohong atau malicious deception, kebohongan yang dibuat...
  • Hilanglah Cemasku!
    Yesaya 25:6-9; Mazmur 118:1-2, 14-24; Kisah Para Rasul 10:34-43; Markus 16:1-8
    Kecemasan dapat menyerang siapa saja ketika rasa aman terampas, ketidak mengertian menyelimuti pikiran, dan menghadapi situasi yang tidak terduga....
  • cari selamat
    Cari Selamat?
    Markus 15:6-15
    Sejak kecil kecenderungan kita, memang cari selamat. Supaya tidak dimarahi karena menjatuhkan piring kesayangan ibunya, seorang anak sembunyi tangan....
Kegiatan