Ibadah Yang Sejati

2 Raja-Raja 2:1-12; Mazmur 50:1-23; 2 Korintus 4:3-6; Markus 9:2-9

Belum ada komentar 2084 Views

“Apa makna ibadah bagi kita?” Sebagian besar orang mungkin akan menunjuk kepada rangkaian peribadahan yang kita lakukan pada hari Minggu. Rangkaian puji-pujian, doa, dan pelayanan firman itulah yang sering melekat dalam benak kita sebagai makna dari ibadah kita kepada Tuhan. Memang, dalam satu sisi, pernyataan ini benar. Namun, mungkin perlu kita pertanyakan dalam hati kita masing-masing, “Apakah ibadah hanya memang sebatas itu? Ibadah yang sejati itu seperti apa?”

Dalam menanggapi pertanyaan ini, Mazmur 50 menyatakan demikian, “Siapa yang mempersembahkan syukur sebagai korban, ia memuliakan aku; siapa yang jujur jalannya, keselamatan yang dari Allah akan Kuperlihatkan kepadanya” (Mzm 50:23). Persembahan syukur dalam bentuk puji-pujian maupun persembahan dalam bentuk lainnya memang adalah sarana kita untuk mensyukuri kemuliaan Tuhan. Namun, kita juga diminta untuk hidup dalam jalan hidup yang jujur, atau dengan kata lain : hidup dalam jalan yang benar. Barulah, setelah kita melakukan keduanya, ibadah kita menjadi sebuah ibadah yang utuh.

Marilah kita berefleksi bersama dalam sebuah lagu berjudul Apalah Arti Ibadahmu (PKJ 264), yang dengan indahnya merangkum isi renungan singkat ini :

Apalah arti ibadahmu kepada Tuhan,
bila tiada rela sujud dan sungkur?
Apalah arti ibadahmu kepada Tuhan,
bila tiada hati tulus dan syukur?
Ibadah sejati, jadikanlah persembahan.
Ibadah sejati, kasihilah sesamamu!
Ibadah sejati yang berkenan bagi Tuhan,
Jujur dan tulus ibadah murni bagi Tuhan.

Selamat beribadah kepada Tuhan melalui seluruh kehidupan kita!

CEB

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • kasih karunia
    Allah Yang Sabar Dan Penuh Kasih Karunia
    Yesaya 65 :1-9
    Sebuah kisah tentang seorang petani mempunyai seorang anak yang tidak pernah membantu ayahnya bekerja di ladang mereka. Akibatnya ia...
  • pengharapan
    ALLAH Trinitas dan Pengharapan Masa Depan
    Roma 5:1-5, Yohanes 16:12-15
    Alkitab menyatakan bahwa menjadi Kristen dan beriman kepada Allah Trinitas tidaklah mudah. Penolakan, pengucilan dan hal-hal yang buruk mungkin...
  • persekutuan
    Kesatuan Gerejawi : Refleksi Allah Persekutuan
    Yohanes 17:20-26
    Rambut sama hitam tapi pikiran berbeda. Pepatah ini mengungkapkan masing-masing orang mempunyai pendapat yang berbeda-beda satu sama lain. Bagaimana...
  • ketaatan
    Iman dan Ketaatan yang Teruji
    Yohanes 14: 23-29
    “Tak kenal maka tak sayang” begitu kata pepatah. “Tak sayang, maka tak mungkin percaya dan menjalin relasi” demikian logikanya....
  • baru
Kegiatan