HOMO HOMINI SALUS

Homo Homini Salus

1 Korintus 9:16-23

Belum ada komentar 103 Views

Hitam atau putih? Warna hitam biasa dipakai untuk menyimbolkan perilaku jahat dan kejam, sedang putih untuk sikap dan tindakan baik dan benar. Apakah yang Saudara pilih, hitam atau putih? Memang pada tataran ideal, hampir semua orang memilih untuk berusaha menjadi putih dan menghindari yang hitam. Namun pada kenyataannya, usaha untuk menjadi putih itu tidak berjalan mulus, kadang gagal, dan pilihan hitam membuat hidup menjadi gelap, berlumur dosa dan kejahatan.

Tatkala pilihan kita jatuh pada kegelapan, kejahatan, dan kekejaman, kita kehilangan makna terdalam dari panggilan Yesus untuk menjadi terang. Yesus memberikan kita keselamatan dalam kasih dan kebaikan serta pengorbanan-Nya. Ia memberikan pengampunan untuk membuat kita yang hitam menjadi putih ; yang dosanya merah bak kirmizi dibasuh menjadi seputih salju ; dan yang hidup dalam kuasa kecemasan akibat dosa menjalani hidup bahagia di dalam kasih dan pengampunan.

Kalimat homo homini salus berarti manusia menjadi penyelamat bagi manusia lain. Saat Yesus telah memberikan keselamatan pada kita dengan kasih dan pengorbanan-Nya, kita pun dipanggil untuk membagi kasih dan mendatangkan kebaikan bagi sesama. Di tengah hutan rimba perkotaan ini, di saat banyak orang memilih untuk saling sikut dan saling terkam, anak-anak Allah diundang untuk menjadi cahaya hangat dalam pengampunan dan perbuatan baik. Di tengah banyak orang memilih untuk menjadi serigala bagi sesamanya (homo homini lupus), anak-anak-Nya diundang membawa kelembutan kasih-Nya.

Selamat menghidupi keselamatan Kristus dalam kehidupan sesehari. Kerjakanlah melalui hal sederhana, seperti menaburkan senyuman dan keramahan, memperhatikan orang yang menderita, berbagi berkat, membuang sampah pada tempatnya, menjadi pendoa, dan lain sebagainya. Tak harus menjadi spiderman atau superman untuk menjadi penyelamat bagi sesama. Kerjakan apapun yang baik, yang indah, yang membangun, dan yang berkenan di hadapan Tuhan! Saat itu kau lakukan, keselamatan Kristus menyapa mereka melalui dirimu.

BA

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • sukacita
    Menjalani Hidup Beriman Dengan Sukacita
    Amos 7:7-15; Mazmur 85:8-13; Efesus 1:3-14; Markus 6:14-29
    Renungan: Apalagi selain sukacita dan syukur, ketika kita menyadari kebaikan Allah yang sejak awal mengasihi kita dan menyelamatkan kita....
  • kekuatan dalam kelemahan
    Kekuatan dalam Kelemahan
    Yehezkiel 2:1-5; Mazmur123; 2 Korintus 12:2-10; Markus 6:1-13
    Renungan: Kekuatan dan kelemahan, mungkinkah bersatu? Nampaknya tidak, karena mereka saling bertentangan. Ada benarnya, jika kita hanya melihat ke...
  • sudah dimulai
    Menyelesaikan Yang Sudah Dimulai
    Ratapan 3:22-33; Mazmur 30; 2 Korintus 8:7-15; Markus 5:21-43
    Ada orang yang bisa memulai dengan baik, tetapi tidak bisa menyelesaikannya dengan baik. Lalu bagaimana dengan kita? GKI PI...
  • Setelah Badai Berlalu
    Markus 4:35-41
    Kisah angin ribut diredakan dalam injil Markus, merupakan sebuah pengalaman spektakuler bagi murid-murid Yesus yang berada di dalam perahu....
  • penabur dan benih
    Hidup Sebagai Penabur dan Benih
    Markus 4 : 26-34
    Injil Markus berbicara tentang Kerajaan Allah seperti benih yang tumbuh. Konsep ini berbeda dengan paham Kerajaan Allah dalam masyarakat...
Kegiatan