Hidup Melihat Rencana Tuhan

Hidup Melihat Rencana Tuhan

Belum ada komentar 209 Views

Sebagai anak Tuhan tentu kita ingin senantiasa melihat rencana Tuhan. Dengan demikian kita akan dapat hidup sesuai dengan rencana itu. Tetapi lihatlah, bahkan Samuel pun bisa gagal untuk melihat apa yang Tuhan lihat. Ia terpesona oleh apa yang ada di depan matanya, tetapi Tuhan melihat ke dalam hati (1 Samuel 16:7).

Begitu juga dengan respon banyak orang di sekitar si buta yang mengalami kebutaan sejak lahirnya, menunjukkan kegagalan banyak orang untuk melihat rencana Tuhan. Ada yang membicarakan siapa yang berdosa (Yohanes 9:2), ada yang justru mempermasalahkan pelanggaran Sabat (Yohanes 9:16), ada yang cuma terheran-heran atas kesembuhan si buta itu (Yohanes 9:8).

Mengapa mereka gagal untuk melihat rencana Tuhan? Dalam konteks Yohanes 9, paling sedikit ada dua hal utama yang menjadi penyebabnya:

  1. Karena mereka tidak melihat dengan ‘hati Tuhan’ yang selalu dipenuhi dengan belas kasihan kepada yang menderita dan sengsara. Tidaklah heran, peristiwa penyembuhan orang buta itu justru menghadirkan kritikan tentang pelanggaran Sabat.
  2. Karena mereka tidak menyadari bahwa setiap orang adalah ‘yang diutus’ (Siloam) untuk melakukan pemulihan dan penyembuhan kepada yang menderita.

Bukankah gereja kadang juga melakukan kesalahan yang sama? Alih-alih melakukan pemulihan dan penyembuhan, gereja malahan berbicara tentang peraturan, SOP dan banyak lainnya. Tentu semua itu penting, tetapi tugas utama sebagai ‘yang diutus’ jangan dilupakan dan di nomor duakan. Mari belajar dari ‘Sang Manusia itu’ dan menerangi kegelapan di sekitar kita (Yohanes 9:5).

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • berdosa
    Aku lah yang paling berdosa
    I Timotius 1: 12-17
    Baru-baru ini banyak orang dikejutkan oleh berita media sosial yang mengungkap tentang seorang sarjana S2 dari perguruan tinggi negeri...
  • Madu atau Racun ?
    Ulangan 30: 15-20
    Dalam perjalanan umat Tuhan memasuki “tanah perjanjian” Musa mengingatkan bahwa mereka sedang dihadapkan pada sebuah pilihan kehidupan atau kematian,...
  • Semakin serupa seperti Kristus
    Thomas Kempis dalam bukunya “Imitatio Christi”, memulai dengan mengutip Yoh.8:12 “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan...
  • sambut
    Sambutlah Sesamamu
    Lukas 13:10-17
    Setelah mengalami pembuangan, Bangsa Israel hidup kembali di Palestina dan Yerusalem. Nubuat dalam Kitab Yesaya ini memberi pengharapan akan...
  • lemah
    Sambutlah Yang Lemah
    Ibrani. 11:29-12:2
    Saya pernah dipukul oleh kakak pertama saya pada waktu saya kecil. “Kamu pikir saya sansak?” Dia bukan marah atau...
Kegiatan