Hidup dalam Roh bukan dalam Daging

Hidup dalam Roh bukan dalam Daging

1 Komentar 6 Views

Pemikiran yang membedakan “hidup dalam Roh” dan “hidup dalam Daging” dalam kehidupan manusia berakar dari filsafat Plato, dimana tubuh dianggap memenjarakan jiwa. Kehidupan spiritualitas seseorang akan mengarah pada perbuatan-perbuatan baik jika jiwa dilepaskan dari tubuh melalui kematian atau pengetahuan. Jika kita mengikuti pandangan ini maka kita juga akan memisahkan pemahaman tentang “hidup dalam Roh” dan “hidup dalam Daging”. Padahal roh dan daging dalam Alkitab adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisah-pisahkan (Kej.2:7). Dalam kitab Perjanjian Baru khususnya dalam surat-surat rasul Paulus, orang yang hidup dalam daging adalah ciri dari orang yang mengarahkan kehidupannya berfokus pada kepentingan diri sendiri, sedangkan orang yang hidup dalam roh adalah ciri dari orang yang hidupnya bersandar kepada Tuhan dan sekaligus mengarahkan kehidupannya seperti yang Tuhan kehendaki.

Seperti dalam kisah kehidupan Abram, setelah menerima panggilan Tuhan untuk pergi ke suatu negri yang ditunjukkan-Nya, maka berangkatlah Abram seperti yang difirmankan Tuhan kepadanya (Kej.12:4). Tindakan Abram untuk mengikuti apa yang Tuhan kehendaki, adalah gambaran dari orang yang hidup di dalam roh, yaitu orang yang mau dan berani menyangkal diri, meninggalkan kemapanan dan kehidupannya yang lama untuk berjalan bersama Tuhan, menggenapi rencana Tuhan dalam hidupnya.

Hidup dalam roh atau hidup mengikuti kehendak Tuhan merupakan syarat yang penting untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah (Yoh.3:5). Hanya jika seseorang mau menyangkal dirinya (hidup dalam kedagingan) dan  hidup menurut kehendak Tuhan, maka rencana Tuhan akan semakin nyata dalam kehidupannya. Cari dan jumpailah Tuhan dengan hidup dalam roh.

(TT)

1 Comment

  1. Djoni

    Bisakah saya katakan bahwa orang yang hidup dlm Roh bukan dilihat dari seringnya kita ke gereja atau ibadah melainkan mereka yang dalam hidupnya berjuang untuk membunuh kehandaknya untuk mengikuti kehendak Tuhan?

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • mengakui-kristus
    Mengakui Kristus dalam Kehidupan
    Dalam situasi aman, nyaman dan menyenangkan tentu mudah untuk berlaku setia. Tetapi ketika hidup terasa rumit dan sulit, tidak...
  • kebenaran
    Bawalah Aku di Jalan Kebenaran-Mu
    Kejadian 9:8-17; Mazmur 25:1-10; 1 Petrus 3:18-22; Markus 1:9-15
    Mengaku dosa bisa menjadi hal yang paling sulit untuk kita lakukan. Karena, dengan mengakui dosa kita, kita menjadi sadar...
  • ibadah
    Ibadah Yang Sejati
    2 Raja-Raja 2:1-12; Mazmur 50:1-23; 2 Korintus 4:3-6; Markus 9:2-9
    “Apa makna ibadah bagi kita?” Sebagian besar orang mungkin akan menunjuk kepada rangkaian peribadahan yang kita lakukan pada hari...
  • allah-memulihkan
    Allah memulihkan
    Yesaya 40:21-31; Mazmur 147:1-11, 20; 1 Korintus 9:16-23; Markus 1:29-39
    “Manusia tidak hidup dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah” (Mat 4:4). Ya, selain...
  • perjanjian
    Kebebasan Dalam Perjanjian Dengan-Nya
    Ulangan 18:15-20; Mazmur 111; Korintus 8:1-13; Markus 1:21-28
    Konon, seorang gembala yang memiliki kawanan domba, membuat pagar-pagar pembatas bagi kawanan dombanya. Domba-domba itu pun terlihat hidup nyaman...
Kegiatan