Hidup dalam Roh bukan dalam Daging

Hidup dalam Roh bukan dalam Daging

1 Komentar 88 Views

Pemikiran yang membedakan “hidup dalam Roh” dan “hidup dalam Daging” dalam kehidupan manusia berakar dari filsafat Plato, dimana tubuh dianggap memenjarakan jiwa. Kehidupan spiritualitas seseorang akan mengarah pada perbuatan-perbuatan baik jika jiwa dilepaskan dari tubuh melalui kematian atau pengetahuan. Jika kita mengikuti pandangan ini maka kita juga akan memisahkan pemahaman tentang “hidup dalam Roh” dan “hidup dalam Daging”. Padahal roh dan daging dalam Alkitab adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisah-pisahkan (Kej.2:7). Dalam kitab Perjanjian Baru khususnya dalam surat-surat rasul Paulus, orang yang hidup dalam daging adalah ciri dari orang yang mengarahkan kehidupannya berfokus pada kepentingan diri sendiri, sedangkan orang yang hidup dalam roh adalah ciri dari orang yang hidupnya bersandar kepada Tuhan dan sekaligus mengarahkan kehidupannya seperti yang Tuhan kehendaki.

Seperti dalam kisah kehidupan Abram, setelah menerima panggilan Tuhan untuk pergi ke suatu negri yang ditunjukkan-Nya, maka berangkatlah Abram seperti yang difirmankan Tuhan kepadanya (Kej.12:4). Tindakan Abram untuk mengikuti apa yang Tuhan kehendaki, adalah gambaran dari orang yang hidup di dalam roh, yaitu orang yang mau dan berani menyangkal diri, meninggalkan kemapanan dan kehidupannya yang lama untuk berjalan bersama Tuhan, menggenapi rencana Tuhan dalam hidupnya.

Hidup dalam roh atau hidup mengikuti kehendak Tuhan merupakan syarat yang penting untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah (Yoh.3:5). Hanya jika seseorang mau menyangkal dirinya (hidup dalam kedagingan) dan  hidup menurut kehendak Tuhan, maka rencana Tuhan akan semakin nyata dalam kehidupannya. Cari dan jumpailah Tuhan dengan hidup dalam roh.

(TT)

1 Comment

  1. Djoni

    Bisakah saya katakan bahwa orang yang hidup dlm Roh bukan dilihat dari seringnya kita ke gereja atau ibadah melainkan mereka yang dalam hidupnya berjuang untuk membunuh kehandaknya untuk mengikuti kehendak Tuhan?

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • harta yang indah
    Rumah kita: Harta yang Indah
    2 Timotius 1:14
    Rasul Paulus memberikan nasihat kepada Timotius agar memelihara ‘harta yang indah’ yang Tuhan sudah percayakan kepadanya. ‘Harta yang indah’...
  • hati
    Spiritualitas Kepuasan Hati
    Amos 6:1-7; Mazmur 146; 1Timotius 6:6-19; Lukas 16:19-31
    Hidup dengan rasa cukup adalah panggilan hidup di dalam Kristus. Rasa cukup memampukan kita untuk mensyukuri apa yang kita...
  • kecil
    Kecil Itu Indah
    Amos 8:4-7; Mazmur 113; 1Timotius 2:1-7; Lukas 16:1-13.
    Antisipasi adalah cara kita untuk berjaga-jaga menghadapi situasi buruk. Di dalam Perumpamaan Injil Lukas, bendahara mengantisipasi masa depannya dengan...
  • pelayanan
    Tuhan Memercayakan Pelayanan Kepada Kita
    Keluaran 32:7-14. Mazmur 51:1-10. 1Timotius 1:12-17. Lukas 15:1-10
    Lihatlah sekelilingmu pandanglah ke ladang-ladang, adalah sebuah penggalan bait di Kidung Jemaat 428. Sikap melihat sekeliling dengan kepekaan semakin...
  • menjadi murid
    Harga untuk menjadi Murid
    Ulangan 30: 15-20. Mazmur 1. Filemon 1-21. Lukas 14:25-33
    Ajaran kasih menjadi dasar dari ajaran Kristus. Kita masih mengingat bagaimana Yesus mengatakan bahwa dasar dari semua hukum adalah...
Kegiatan