Hidup dalam Roh bukan dalam Daging

Hidup dalam Roh bukan dalam Daging

1 Komentar 16 Views

Pemikiran yang membedakan “hidup dalam Roh” dan “hidup dalam Daging” dalam kehidupan manusia berakar dari filsafat Plato, dimana tubuh dianggap memenjarakan jiwa. Kehidupan spiritualitas seseorang akan mengarah pada perbuatan-perbuatan baik jika jiwa dilepaskan dari tubuh melalui kematian atau pengetahuan. Jika kita mengikuti pandangan ini maka kita juga akan memisahkan pemahaman tentang “hidup dalam Roh” dan “hidup dalam Daging”. Padahal roh dan daging dalam Alkitab adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisah-pisahkan (Kej.2:7). Dalam kitab Perjanjian Baru khususnya dalam surat-surat rasul Paulus, orang yang hidup dalam daging adalah ciri dari orang yang mengarahkan kehidupannya berfokus pada kepentingan diri sendiri, sedangkan orang yang hidup dalam roh adalah ciri dari orang yang hidupnya bersandar kepada Tuhan dan sekaligus mengarahkan kehidupannya seperti yang Tuhan kehendaki.

Seperti dalam kisah kehidupan Abram, setelah menerima panggilan Tuhan untuk pergi ke suatu negri yang ditunjukkan-Nya, maka berangkatlah Abram seperti yang difirmankan Tuhan kepadanya (Kej.12:4). Tindakan Abram untuk mengikuti apa yang Tuhan kehendaki, adalah gambaran dari orang yang hidup di dalam roh, yaitu orang yang mau dan berani menyangkal diri, meninggalkan kemapanan dan kehidupannya yang lama untuk berjalan bersama Tuhan, menggenapi rencana Tuhan dalam hidupnya.

Hidup dalam roh atau hidup mengikuti kehendak Tuhan merupakan syarat yang penting untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah (Yoh.3:5). Hanya jika seseorang mau menyangkal dirinya (hidup dalam kedagingan) dan  hidup menurut kehendak Tuhan, maka rencana Tuhan akan semakin nyata dalam kehidupannya. Cari dan jumpailah Tuhan dengan hidup dalam roh.

(TT)

1 Comment

  1. Djoni

    Bisakah saya katakan bahwa orang yang hidup dlm Roh bukan dilihat dari seringnya kita ke gereja atau ibadah melainkan mereka yang dalam hidupnya berjuang untuk membunuh kehandaknya untuk mengikuti kehendak Tuhan?

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • penghibur
    Penghibur Tibalah
    Kisah Para Rasul 2:1-21; Mazmur 104:24-35; Roma 8:22-27; Yohanes 15:26-27, 16:4-1
    Menjadi pengikut Kristus dirasakan oleh para murid sebagai suatu kebanggaan, Yesus tokoh yang tenar dan dianggap penting dimana-mana. Masa...
  • pada-musimnya
    Berbuah pada musimnya
    Kisah Para Rasul 1:15-17, 21-26; Mazmur 1; 1 Yohanes 5:9-13; Yohanes 17:6-19
    Hawa dingin di Hamburg, Jerman, pada musim winter tidak memengaruhi tanaman di rumah kaca yang hangat dan menciptakan suasana...
  • kasih
    Kasih yang tidak membeda-bedakan
    Kisah Para Rasul 10: 44-48; Mazmur 98; I Yoh.5: 1-6; Yohannes 15: 9-17
    Keselamatan yang merupakan ungkapan kasih Allah adalah hadiah dari Tuhan kepada setiap orang tanpa membedakan latar belakangnya budaya, pemikiran...
  • perjamuan-kudus
  • gembala-agung
    Dituntun Oleh Gembala Agung
    Mazmur 23
    Mazmur 23 adalah bukan hanya mazmur yang amat menyentuh kita, tetapi juga mazmur favorit dunia, bagi orang Yahudi, Ortodoks,...
Kegiatan