Hidup dalam Roh bukan dalam Daging

Hidup dalam Roh bukan dalam Daging

1 Komentar 55 Views

Pemikiran yang membedakan “hidup dalam Roh” dan “hidup dalam Daging” dalam kehidupan manusia berakar dari filsafat Plato, dimana tubuh dianggap memenjarakan jiwa. Kehidupan spiritualitas seseorang akan mengarah pada perbuatan-perbuatan baik jika jiwa dilepaskan dari tubuh melalui kematian atau pengetahuan. Jika kita mengikuti pandangan ini maka kita juga akan memisahkan pemahaman tentang “hidup dalam Roh” dan “hidup dalam Daging”. Padahal roh dan daging dalam Alkitab adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisah-pisahkan (Kej.2:7). Dalam kitab Perjanjian Baru khususnya dalam surat-surat rasul Paulus, orang yang hidup dalam daging adalah ciri dari orang yang mengarahkan kehidupannya berfokus pada kepentingan diri sendiri, sedangkan orang yang hidup dalam roh adalah ciri dari orang yang hidupnya bersandar kepada Tuhan dan sekaligus mengarahkan kehidupannya seperti yang Tuhan kehendaki.

Seperti dalam kisah kehidupan Abram, setelah menerima panggilan Tuhan untuk pergi ke suatu negri yang ditunjukkan-Nya, maka berangkatlah Abram seperti yang difirmankan Tuhan kepadanya (Kej.12:4). Tindakan Abram untuk mengikuti apa yang Tuhan kehendaki, adalah gambaran dari orang yang hidup di dalam roh, yaitu orang yang mau dan berani menyangkal diri, meninggalkan kemapanan dan kehidupannya yang lama untuk berjalan bersama Tuhan, menggenapi rencana Tuhan dalam hidupnya.

Hidup dalam roh atau hidup mengikuti kehendak Tuhan merupakan syarat yang penting untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah (Yoh.3:5). Hanya jika seseorang mau menyangkal dirinya (hidup dalam kedagingan) dan  hidup menurut kehendak Tuhan, maka rencana Tuhan akan semakin nyata dalam kehidupannya. Cari dan jumpailah Tuhan dengan hidup dalam roh.

(TT)

1 Comment

  1. Djoni

    Bisakah saya katakan bahwa orang yang hidup dlm Roh bukan dilihat dari seringnya kita ke gereja atau ibadah melainkan mereka yang dalam hidupnya berjuang untuk membunuh kehandaknya untuk mengikuti kehendak Tuhan?

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • kehidupan
    Buku Kehidupan
    Wahyu 21:10, 22-22:5
    Di dalam Wahyu 21:27 muncul sebuah ungkapan yang muncul di dalam Yudaisme dan Kekristenan, yaitu “Kitab Kehidupan.” Dalam bahasa...
  • segala sesuatu baru
    Aku menjadikan segala sesuatu baru
    Wahyu 21:1-6
    Allah menjadikan segala sesuatu baru? Bagaimana caranya? Wah…tentu kita akan diangkat dan diberi tempat baru yang nyaman. Entah apa...
  • Kepastian Keselamatan
    Kepastian Keselamatan
    Yohanes 10:22-30
    ‘Kepastian keselamatan’ …… ini soal self-confidence atau God-confidence? Ketika berbicara tentang ‘kepastian keselamatan’ banyak orang posisinya seperti orang-orang Yahudi...
  • pertobatan
    Dua Jenis Pertobatan
    Kisah Para Rasul 9 : 1 - 20
    2 Jenis pertobatan?? Bukankah yang harus dan sudah bertobat adalah Saulus? Benar! Saulus harus bertobat karena ia begitu jahat,...
  • aku-telah-melihat-tuhan
    Kami telah melihat Tuhan
    Yohanes 20:24-29
    “Kami telah melihat Tuhan”…wow, coba perhatikan kata ‘kami’. Sekelompok mayoritas yang begitu yakin! Bandingkan dengan Thomas yang sendirian. Minoritas!...
Kegiatan