Hadirnya Kebenaran

Hadirnya Kebenaran

Belum ada komentar 5 Views

Pandangan manusia terhadap sebuah perubahan sangat pesimis. Situasi buruk yang dihadapi sekian tahun lamanya dapat membuat orang kehilangan pengharapan dan kepercayaan bahwa keadaan dapat berubah menjadi lebih baik. Orang kemudian beradaptasi dengan situasi tersebut dan menerimanya menjadi keadaan yang tidak dapat diubah. Setiap bentuk usaha untuk berubah dianggap sebagai tindakan yang sia-sia. Situasi ini banyak kita jumpai di sekitar kita ketika penderitaan begitu lekat dalam hidup dalam kurun waktu yang lama dan tidak ada kejelasan kapan semua akan berlalu.

Sang Mesias yang dipimpin oleh Roh Allah dalam ketaatannya (bacaan minggu lalu) membawa perubahan dalam hidup yang kacau. Sang Mesias yang hidup dalam pengenalan akan Allah, membuat bumi pun penuh dengan pengenalan akan Tuhan. Pengenalan akan Tuhan yang membuat keadaan menjadi baik dan damai (ayat 6-10). Apa yang digambarkan Yesaya menjadi sebuah kiasan untuk menyampaikan bahwa situasi damai sejahtera akan hadir secara sempurna. Inilah pengharapan ekskatologis kita, pengharapan yang kita letakkan dalam kedatangan Yesus yang kedua kalinya. Pada masa adven ini kita tidak menantikan bayi Yesus yang lahir bagi dunia tetapi kita menantikan kedatangan Yesus, Sang Mesias yang kedua kalinya yang akan menyempurnakan segalanya. Pengharapan yang membuat kita memiliki semangat untuk terus berjuang menyatakan kebenaran dalam pimpinan Roh Allah.

Dengan pengharapan dan perjuangan iman dalam pimpinan Roh Kudus, tidak ada usaha yang sia-sia untuk membuat perubahan. Kehadiran Syalom kita mulai dari sekarang dengan menyatakan kebenaran !

 

dva

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • sukacita
    Menjalani Hidup Beriman Dengan Sukacita
    Amos 7:7-15; Mazmur 85:8-13; Efesus 1:3-14; Markus 6:14-29
    Renungan: Apalagi selain sukacita dan syukur, ketika kita menyadari kebaikan Allah yang sejak awal mengasihi kita dan menyelamatkan kita....
  • kekuatan dalam kelemahan
    Kekuatan dalam Kelemahan
    Yehezkiel 2:1-5; Mazmur123; 2 Korintus 12:2-10; Markus 6:1-13
    Renungan: Kekuatan dan kelemahan, mungkinkah bersatu? Nampaknya tidak, karena mereka saling bertentangan. Ada benarnya, jika kita hanya melihat ke...
  • sudah dimulai
    Menyelesaikan Yang Sudah Dimulai
    Ratapan 3:22-33; Mazmur 30; 2 Korintus 8:7-15; Markus 5:21-43
    Ada orang yang bisa memulai dengan baik, tetapi tidak bisa menyelesaikannya dengan baik. Lalu bagaimana dengan kita? GKI PI...
  • Setelah Badai Berlalu
    Markus 4:35-41
    Kisah angin ribut diredakan dalam injil Markus, merupakan sebuah pengalaman spektakuler bagi murid-murid Yesus yang berada di dalam perahu....
  • penabur dan benih
    Hidup Sebagai Penabur dan Benih
    Markus 4 : 26-34
    Injil Markus berbicara tentang Kerajaan Allah seperti benih yang tumbuh. Konsep ini berbeda dengan paham Kerajaan Allah dalam masyarakat...
Kegiatan