Gereja Persahabatan

Belum ada komentar 65 Views

3 Yohanes adalah surat yang ditulis oleh Yohanes untuk Gayus, sahabatnya. Ia menjadi salah satu tulisan dalam pustaka Yohanes (Injil Yohanes, surat 1, 2, dan 3 Yohanes, dan Wahyu). Di dalam pustaka Yohanes itu, sahabat (philos) dan persahabatan (philia) sangatlah menonjol. Surat 3 Yohanes ini pun ditulis dengan sebuah sapaan, “Salam dari sahabat-sahabatmu. Sampaikanlah salamku kepada sahabat-sahabat satu per satu.” (ay. 15). Gereja, dalam pustaka Yohanes, dihayati pertama-tama sebagai sebuah persahabatan, lebih dari komunitas “murid” atau “orang percaya.”

Ayat 11 sesungguhnya memberi definisi bagi komunitas persahabatan itu. Para sahabat adalah orang-orang yang “berbuat baik” dan karenanya “berasal dari Allah” (ek tou Theou—keluar dari Allah). Di dalam 1 Yohanes 4:1-7 kata “berasal dari Allah” ini menjadi penanda identitas kita sebagai komunitas persahabatan. Maka, persahabatan (philia) itu sendiri adalah identitas Allah Trinitas.

Adalah seorang rahib dari abad ke-12 bernama Aelred of Rievaulx. Ia menafsirkan ungkapan Yohanes bahwa “Allah adalah kasih” (Deus caritas est) dengan mengatakan bahwa “Allah adalah persahabatan” (Deus amicitia est). Indah sekali, bukan? Jadi, persahabatan bukan hanya relasi manusiawi; persahabatan berakar pada identitas Allah Trinitas sendiri, yang kita alami secara langsung berkat persahabatan dengan Kristus. Ia sendirilah yang berkata mesra, “Aku tidak menyebut kamu lagi hamba … tetapi Aku menyebut kamu sahabat” (Yoh. 15:150).

ja

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • kudus
    Setiap Hariku Adalah Hari Kudus!
    Matius 24:36-44
    Dikotomi kotor-bersih, duniawi-rohani, dan dosa-suci, melahirkan pelbagai persoalan serius dalam kehidupan umat percaya. Katakanlah sebagai contoh di sebuah gereja...
  • dilayani
    Datang Untuk Melayani Bukan Untuk Dilayani
    Lukas 23:33-43
    Sang Raja … memang sulit untuk dipahami … alih-alih menyelamatkan diri-Nya, Ia malah memilih mati untuk sesama … Sang...
  • teladan
    Jadilah Teladan
    2 Tes. 3:6-13; Lk. 21:5-19
    Hidup mengikut Yesus, bukan sekedar hidup dengan menyandang nama Kristus, tetapi hidup Yesus itu sendiri harus nampak melalui hidup...
  • kebangkitan
    Kehidupan, Kematian Dan Kebangkitan
    Dalam janji pernikahan selalu ditutup dengan pernyataan: ‘sampai kematian memisahkan kita’. Satu penutup sebuah janji yang kurang menyenangkan! Kenapa...
  • putih salju
    Ketika Kita Menjadi Putih Seperti Salju
    Yesaya 1:10-18
    Resiko punya mobil warna putih, ya harus sering-sering dicuci. Apalagi di musim hujan. Warna putih membuat kotor sedikit langsung...
Kegiatan