Empat Cara Berdoa yang Efektif

Belum ada komentar 20 Views

Bacaan Hari ini:
Nehemia 1: 8-9 “Ingatlah akan firman yang Kaupesan kepada Musa, hamba-Mu itu, yakni: Bila kamu berubah setia, kamu akan Kucerai-beraikan di antara bangsa-bangsa. Tetapi, bila kamu berbalik kepada-Ku dan tetap mengikuti perintah-perintah-serta melakukannya, maka sekalipun orang-orang buanganmu ada di ujung langit, akan Kukumpulkan mereka kembali dan Kubawa ke tempat yang telah Kupilih untuk membuat nama-Ku diam di sana.”

Hari ini saya ingin berbicara tentang empat cara berdoa secara efektif berdasarkan kehidupan Nehemia:

1. Dasarkan doa permohonan Anda pada karakter Tuhan.
Berdoalah seakan Anda tahu Tuhan akan menjawab doa Anda: “Tuhan, aku mengharapkan-Mu menjawab doaku karena Engkau adalah Tuhan. Engkau Tuhan yang maha kuasa. Engkau Tuhan yang pengasih. Engkau Tuhan yang luar biasa. Engkau dapat mengatasi masalah ini, Tuhan!”

2. Akui dosa-dosa yang Anda sadari.
Setelah Nehemia mendasarkan doanya pada Allah, ia mengakui dosa-dosanya. Nehemia berkata, “Berilah telinga-Mu dan bukalah mata-Mu dan dengarkanlah doa hamba-Mu yang sekarang kupanjatkan ke hadirat-Mu siang dan malam bagi orang Israel, hamba-hamba-Mu itu, dengan mengaku segala dosa yang kami orang Israel telah lakukan terhadap-Mu. Juga aku dan kaum keluargaku telah berbuat dosa. Kami telah sangat bersalah terhadap-Mu dan tidak mengikuti perintah-perintah, ketetapan-ketetapan dan peraturan-peraturan yang telah Kauperintahkan kepada Musa, hamba-Mu itu” (Nehemia 1: 6-7).
Bukanlah kesalahan Nehemia bangsa Israel berada dalam masa pembuangan. Dia bahkan belum dilahirkan ketika masa itu dimulai; kemungkinan besar ia terlahir pada saat masa pembuangan. Namun dia ikut merasa bertanggung jawab atas dosa bangsa. Dia berkata, “Saya telah menjadi bagian dari masalah ini.”

3. Mintalah akan janji-janji Allah.
Nehemia berdoa kepada Allah, katanya, “Ingatlah akan firman yang Kaupesan kepada Musa, hamba-Mu itu, yakni: Bila kamu berubah setia, kamu akan Kucerai-beraikan di antara bangsa-bangsa” (Nehemia 1: 8).
Bisakah Anda bayangkan mengingatkan Allah?
Nehemia mengingatkan Allah akan janji yang telah Ia buat untuk bangsa Israel.
Akibatnya, Nehemia berdoa, “Tuhan, Engkau pernah memperingatkan Musa bahwa jika kami tidak setia, kami akan kehilangan tanah Israel. Tetapi Engkau juga berjanji bahwa jika kami bertobat, Engkau akan mengembalikannya kepada kami.”
Apakah Tuhan harus diingatkan? Tidak.
Apakah Dia lupa apa yang telah Ia janjikan? Tidak.
Lalu mengapa kita perlu melakukannya? Sebab itu membantu kita mengingat apa yang telah Tuhan janjikan kepada kita.

4. Mintalah dengan lebih jelas dan berserahlah.
Jika Anda menginginkan jawaban doa yang jelas, buatlah doa yang lebih jelas.
Jika doa Anda umum, bagaimana Anda akan tahu jika doa-doa Anda sudah dijawab?

Renungkan hal ini: 
– Apa doa permintaan yang tidak dijawab yang baru-baru ini Anda serukan kepada Tuhan? 
– Naikkan kembali doa permintaan itu, dan ikutilah langkah-langkah di atas. Bagaimana doa Anda berubah?
– Apa janji-janji Tuhan yang perlu Anda klaim?

Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 18-19; Kisah Para Rasul 20:17-38

*Dengan Anda berdoa, Anda menunjukkan kerendahan hati Anda.*
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Iman Ibranik
    Adventus 2019, Hari Enam Belas
    Kemudian datanglah seorang pelarian dan menceritakan hal ini kepada Abram, orang Ibrani itu, yang tinggal dekat pohon-pohon tarbantin kepunyaan...
  • Jiwa Yang Haus
    Mazmur 42
    Jiwaku haus kepada Allah, kepada Allah yang hidup. Bilakah aku boleh datang melihat Allah? (Mzm. 42:3) Sekitar 70% dari...
  • Resiliensi
    Adventus 2019, Hari Kelima Belas
    “Unless your faith is firm, I cannot make you stand firm.” (Isa. 7:9b; NLT) Apa yang kita alami sesungguhnya...
  • Iman Yang Kritis
    Matius 11:2-11
    “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari...
  • Popok Bau Seorang Imam
    Adventus 2019, Hari Keempat Belas
    Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan...
Kegiatan