Ditempa oleh Penderitaan

Ditempa oleh Penderitaan

Kel. 17:1-7; Mzm. 95; Rom. 5:1-11; Yoh. 4:5-26, 39-42

Belum ada komentar 13 Views

Hujan debu Gunung Kelud menyebabkan Jogya yang biasanya hiruk pikuk menjadi kota mati. Orang masih ragu memulai usaha warungannya, kecuali satu warung kecil di bantaran sungai. Di warung itu kelihatan sepi, hanya ada ibu penjual yang dibantu anaknya dan dua orang pelanggan. “malam bu…” sapaku, “Malam mas, mau makan apa? tanyanya “Nasi gudeg suwir pakai telor ya bu” jawabku cepat. “masih banyak debu dijalanan kok sudah keluar rumah mas, apa ibu gak masak ?”, tanya ibu itu lagi. “tadi seharian di rumah rasanya mulai sumpek, pengen cari udara segar setelah hujan dari pagi, jawabku lagi. Lha…ibu sendiri kok sudah berjualan, sementara warung lainnya masih pada tutup. “iya mas”, sambung ibu itu lagi, “abisnya gimana ? Mata pencaharian cuman ini, kalau berhenti gimana dan lagi, mungkin ada yang butuh makan, di sini kan banyak anak kost yang duitnya sering pas-pas an, terus sering ngutang, akh jadi kasihan lah sama mereka. Ibu bukan sok pinter, tapi ibu cuma mau kasih tau “Gusti Allah Ora Sare”, mas kan percaya sama Gusti Allah to ? ingat saja “Gusti Allah Ora Sare”. “maksudnya “Gusti Allah Ora Sare” itu apa? Tanyaku lagi. “ ooo alah… itu artinya Tuhan Allah Tidak Tidur.. gini lho mas, kalo mas e punya iman, Gusti Allah itu akan membantu usaha yang mas lakukan, asal mas hidupnya harus benar. Jadi meski hujan debu, hujan bledek, hujan bleduk entah opo wae, pasti ada maksud dibalik semua musibah, kesulitan dan penderitaan itu….. ooo gitu ya bu? Jawabku sambil bersiap untuk membayar.

(TT)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • allah menyesal
    Allah Menyesal
    Yun. 3:10-4:11; Mzm. 145:1-8; Flp. 1:21-30; Mat. 20:1-16
    Apabila ada salah seorang dari saudara kita yang berdosa kemudian bertobat dan Tuhan mengampuninya, bagaimana kah sikap kita, senang...
  • Mengampuni itu Indah
    Kejadian 50: 15-21, Mazmur 103: 1-13; Roma 14: 1-12; Matius 18: 21-35
    Seorang ibu dari Afrika Selatan, Joyce Ledwaba mengampuni pembunuh anaknya – Samuel yang berusia 17 tahun – Samuel menghilang...
  • besar hati
    Allah yang Besar Hati
    Yehezkiel 33:7-11; Mazmur 119:33-40; Roma 13:8-14; Matius 18:15-20
    Alih-alih menghendaki hal buruk (kematian) terjadi kepada orang berdosa, Allah lebih berkenan agar pertobatan terjadi dalam hidup mereka (Yehezkiel...
  • Kasih itu tidak Berpura-pura
    Yeremia 15:15-21; Mazmur 26:1-8; Roma. 12:9-21; Matius 16:21-28
    Kalimat ‘Hendaklah kasih itu jangan pura-pura’ (Roma 12:9). Dalam International Standard Version ditulis demikian: “Your love must be without...
  • Peduli : Mengutamakan Kepentingan Orang Lain
    Lukas 10:25-37
    Si ahli Taurat bertanya: ‘Siapa sesamaku’? Yesus bertanya: ‘Siapa sesamanya’? Kelihatannya sama, tetapi jauh berbeda. Yang satu tertutup (sesamaku)...
Kegiatan