segenap hati

Dengan Segenap Hati?

Yohanes 12:20-33

Belum ada komentar 82 Views

Saat saya studi, saya bertemu dengan seorang pemimpin aliran UU.

“Jadi, siapa Tuhan Yesus menurut aliranmu?”

“Yesus itu, Guru yang baik. Kita bisa teladani dia.”

“Hmm… jadi kalau Paska, apa yang kamu rayakan? Bukankah Tuhan Yesus bangkit?”

“Oh.. Yesus mati dan mayatnya dicuri murid-muridnya. Jadi kami. hanya merayakan kemenangan secara umum saja.”

Dalam benak saya, ada juga Pendeta yang berpikir mayat Yesus dicuri murid-murid. Melalui percakapan ini, saya belajar bahwa setiap orang secara pribadi bertanggungjawab atas imannya masing-masing. Tidak banyak orang Kristen yang mendasari keyakinannya berdasarkan Alkitab. Dalam bacaan kita, Tuhan Yesus memberi perumpamaan tentang biji gandum yang harus jatuh ke tanah untuk menghasilkan banyak buah. Melalui perumpamaan itu, kita diajak untuk mengalami pengalaman iman bersama Yesus secara pribadi. Seperti Yesus yang mati, bangkit dan menang melawan maut, demikian pula kita diajak untuk mati terhadap dosa-dosa kita dan hidup di dalam Kristus untuk menghasilkan banyak buah.

Pertanyaannya:

  1. Dasar apa yang kita gunakan untuk menjalani hidup dan mengambil keputusan-keputusan kita?
  2. Apakah kita sudah mati atas dosa-dosa kita dan siap menghasilkan banyak buah?

Mari kita lakukan dengan segenap hati.

RJS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • pengharapan
    ALLAH Trinitas dan Pengharapan Masa Depan
    Roma 5:1-5, Yohanes 16:12-15
    Alkitab menyatakan bahwa menjadi Kristen dan beriman kepada Allah Trinitas tidaklah mudah. Penolakan, pengucilan dan hal-hal yang buruk mungkin...
  • persekutuan
    Kesatuan Gerejawi : Refleksi Allah Persekutuan
    Yohanes 17:20-26
    Rambut sama hitam tapi pikiran berbeda. Pepatah ini mengungkapkan masing-masing orang mempunyai pendapat yang berbeda-beda satu sama lain. Bagaimana...
  • ketaatan
    Iman dan Ketaatan yang Teruji
    Yohanes 14: 23-29
    “Tak kenal maka tak sayang” begitu kata pepatah. “Tak sayang, maka tak mungkin percaya dan menjalin relasi” demikian logikanya....
  • baru
  • Kemenangan Kristus
    Merayakan Kemenangan Kristus
    Wahyu 7:9-17
    Cara manusia menangkap kehadiran dan kuasa Tuhan sangat beragam. Ada yang menangkap hadirnya Tuhan melalui alam, melalui pengalaman saling...
Kegiatan