Dedikasi: Ini Aku, Utuslah Aku

Dedikasi: Ini Aku, Utuslah Aku

Belum ada komentar 392 Views

Tidak jarang kita mendengar bahkan memakai ungkapan: “Saya terbeban untuk melakukan ini atau itu…” Bandingkanlah ini dengan jawaban Yesaya atas panggilan Tuhan: “Ini aku, utuslah aku…!” (ayat 8). “Terbeban” punya konotasi (agak) terpaksa, tidak punya pilihan lain. Sedangkan pada Yesaya nyata niatannya untuk mengabdikan atau mendedikasikan diri sepenuhnya melakukan tugas pengutusan Tuhan.

Setidaknya ada dua hal yang mendasari kesediaan Yesaya ini. Yang pertama ialah kenyataan bahwa Tuhan telah menghargai, memilih bahkan mengampuninya. Ia sadar tanpa itu ia tidak bermakna sama sekali (ayat 5-7). Yang kedua ialah kecintaannya terhadap kotanya, negerinya, bangsanya. Ia berada ditengah ketegangan antara berita penghukuman yang harus disampaikannya dengan hasratnya agar kota, negeri dan bangsanya dipulihkan (ayat 11 vv). Kiranya ini menjadi cermin yang menentukan bagi kita jemaat Tuhan dan warganya dalam memberikan respons atas panggilan Tuhan kepada kita.

Tanpa kesadaran akan betapa berhargaya kita di mata Tuhan, serta kecintaan kita akan dunia, lingkungan dan masyarakat yang Tuhan karuniakan bagi kita, tidak mungkin kita dapat mendedikasikan diri untuk menjadi pelayan-Nya. Tanpa yang pertama kita tidak ada bedanya dengan “LSM”. Tanpa yang kedua kita terjebak dalam pemakaian ungkapan “terbeban” dan sejenisnya.

“Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?” Maka sahutku: “Ini aku, utuslah aku!” (ayat 8).

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Sangkal Diri
    Markus 8:31-38
    Setiap orang memiliki mekanisme pertahanan diri. Pertahanan ini aktif ketika seseorang menghadapi keadaan yang mencemaskan atau berpotensi melukai dirinya....
  • Hidup Adalah Ujian!
    Markus 1:9-15
    Istilah kawah Chandradimuka sering dipakai untuk memberi gambaran tentang ladang tempaan atau tempat uji bagi seseorang. Kawah ini diambil...
  • Wajahku, Wajahmu, Wajah Kristus
    Markus 9:2-9
    Isi hati seseorang biasanya nampak dari wajahnya. Orang lain biasanya mampu membacanya. Muka sedih, muka gembira, muka nyinyir, muka...
  • HOMO HOMINI SALUS
    Homo Homini Salus
    1 Korintus 9:16-23
    Hitam atau putih? Warna hitam biasa dipakai untuk menyimbolkan perilaku jahat dan kejam, sedang putih untuk sikap dan tindakan...
  • tentang Allah
    Bukan tentang Aku atau Kamu, tapi tentang Allah
    Ulangan 18:15-20; Mazmur 111; 1 Korintus 8:1-13; Markus 1:21-28
    Sesuatu yang biasa, jika dalam hidup bersama di suatu komunitas, ada orang-orang yang ingin menonjolkan diri atau ingin dianggap...
Kegiatan