Cukuplah Kasih Karunia-Ku

Cukuplah Kasih Karunia-Ku

Belum ada komentar 46 Views

Di zaman ini “sukses” adalah harapan sebagian besar manusia. Berbagai buku dan ajaran menawarkan sukses. Bukan hanya kiat-kiat menjadi orangtua yang sukses, atau tips bagi pemimpin yang sukses, bahkan ada pula teologia sukses.

Herannya, Tuhan justru menggunakan “kelemahan” Paulus untuk memperkenalkan diri-Nya. Baginya, melalui kelemahan, Paulus dapat mengalami kuasa Allah. Karena saat Paulus lemah, ia sendiri mengalami bagaimana Allah memberi kekuatan yang tidak dapat diupayakannya.

Melalui kelemahan, Paulus juga belajar arti kata cukup. Cukup berarti ia tidak membutuhkan apa-apa lagi. Seperti pemazmur yang mengatakan, “Tuhan adalah gembalaku, aku tidak mau apa-apa lagi (The Lord is my shepherd, I want nothing).”

Melalui kelemahan, Paulus juga belajar semakin rendah hati di saat banyak orang justru menikmati atau mendambakan ditinggikan. Bahkan Paulus mengatakan bahwa ia senang dan rela menjadi lemah.

Apakah kita masih berpikir bahwa kesenangan kita hanyalah saat kita sukses seperti yang kita baca dalam buku-buku kesuksesan? Ingat, kasih karunia Tuhan sudah cukup dengan Kematian-Nya, pengampunan-Nya, keselamatan-Nya. Mulailah belajar menyenangi dan rela menjadi lemah. Karena justru disitulah berkat Tuhan nyata bagi kita. Tuhan memberkati!

Riajos

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Keajaiban Belas Kasihan
    Apa bedanya kasihan dengan belas kasihan Tuhan? Dua puluh tahun yang lalu waktu saya melayani di sebuah rumah singgah,...
  • Keajaiban Pengampunan
    Mazmur 25:1-10
    Mana yang lebih mudah: meminta maaf atau memaafkan orang yang menyakiti kita? Kehadiran Tuhan dalam hidup orang percaya mengajak...
  • raja
    Raja-kan Yesus
    Raja menciptakan, sekaligus memimpin kerajaan mereka; dan sebuah kerajaan akan mencerminkan pemimpinnya. Tuhan Yesus kerap diumpamakan sebagai seorang raja...
  • Mendekat atau Menjauh?
    Ibrani 10:11-25
    Saudara, pernahkan saudara menolong seseorang yang sedang membutuhkan pertolongan, dan saudara tidak mengharapkan ia membalas pertolongan saudara karena saudara...
Kegiatan