Jangan takut, ini Aku!

Matius 14:22-33

Pernahkah anda memperhatikan seorang anak yang belajar berjalan? Ia mengalami ketakutan, namun ia terus melangkah. Yang menyemangati adalah orangtuanya yang ada di depan. Langkah pertama, kedua, makin lama makin mantap sampai ia mendapatkan orangtuanya. Ketakutan adalah sebuah pengalaman yang sangat manusiawi. Apalagi ketika pengalaman sebelumnya sungguh traumatis. Angin sakal! Itulah sebabnya ketika Yesus menjumpai murid-murid-Nya diawali dengan... [baca..]

Rekonsiliasi dengan Tuhan membuahkan rekonsiliasi dengan sesama

Kejadian 32:22-31;33:4,10

Sungguh indah membayangkan Esau yang berlari memeluk adiknya Yakub. Mungkinkah hal itu terjadi kalau Yakub selalu bersembunyi karena takut berjumpa kakaknya? Sungguh senang mendengar pengakuan Yakub, bahwa ketika ia memandang wajah kakaknya Esau, serasa memandang wajah Allah. Mungkinkah pengakuan ini muncul ketika Yakub memandang kakaknya layaknya monster yang siap menelannya? Perseteruan dan rivalitas dua saudara kembar berakhir dengan indah. Apa... [baca..]

Kelicikan Dibalas Dengan Ketulusan

Kejadian 29:15-28; Mazmur 105:1-11, 45; Roma 8:26-39; Matius 13:31-33, 44-52

Ini bagian kisah yang unik dari rangkaian kisah Yakub sebelumnya. Yakub tahu benar mendapatkan apa yang diinginkannya. Ketika ia menginginkan hak kesulungan Esau, ia meraihnya dengan kebohongan dan kelicikan. Kini dalam hidup perantauannya, ia menempatkan diri sebagai sosok yang bekerja keras dan mendapatkan upah dengan cara yang fair. Ia mengadakan kesepakatan dengan Laban, ia setia dengan kesepakatan itu dan mengusahakannya dengan sungguh-sungguh.... [baca..]

Konfirmasi Janji Tuhan

Kejadian 28:10-19; Mzm. 139:1-12, 23-24; Roma 8:12-25; Matius 13:24-30, 36-43

Peristiwa perebutan hak kesulungan membuat Yakub harus segera keluar dari rumah ayahnya. Ia harus segera melarikan dan menyembunyikan diri dari kemarahan kakaknya. Rasa bersalah menekan dirinya begitu kuat dan ketidakjelasan arah hidupnya selanjutnya setelah menerima berkat kesulungan dari hasil manipulasi dan kebohongan. Ini sebuah perjalanan baru bagi Yakub untuk dibentuk Allah untuk menerima janji Allah. Situasi tidak serta merta menguntungkan... [baca..]

Kehendak Allah vs Kehendak Manusia

Kej. 25:19-34; Mzm. 119:105-112; Rom. 8:1-11; Mat. 13:1-9, 18-23

Apa yang saya kehendaki terjadi dalam hidup ini? Apa yang ku mau? Rasanya hampir setiap hari kita mempertanyakan diri kita akan apa yang kita kehendaki terjadi baik dalam keluarga, pekerjaan, bermasyarakat dan bernegara. Apa yang kita kehendaki, akan mempengaruhi tindakan-tindakan kita. Kita akan memperjuangkannya dengan segala upaya dan kerja keras. Kita berusaha mengenal dengan jeli, peka dan detail terhadap segala kehendak kita yang kemudian membentuk... [baca..]

Memikul Kuk dan Belajar dari Dia

Kej. 24:34-38, 42-49, 58-67; Mzm. 45:11-18; Rom. 7:15-25; Mat. 11:16-19, 25-30

Setiap orang memiliki pengetahuan akan perbuatan yang baik dan perbuatan yang tidak baik. Tetapi pengetahuan itu tidak serta merta membawa seseorang melakukan apa yang baik dan benar. Dalam tantangan zaman saat ini melakukan apa yang baik dan benar adalah perjuangan yang tidak mudah. Kesulitan dan hambatan menjadi bagian dari perjuangan. Sering kali perjuangan itu terasa begitu melelahkan bahkan bisa sampai kepada titik putus asa dan apatis. Apakah... [baca..]

Tuhan Menyediakan, Kita Taat

Kejadian 22:1-14

Dalam hal beriman kepada Tuhan mana yang lebih mudah bagi kita, percaya tanpa melihat bukti atau melihat bukti dulu baru percaya. Lazimnya, orang melihat bukti baru percaya. Pola beriman Abraham berbeda dari kebanyakan orang. Dari Awal mengikuti panggilan Tuhan, Abraham selalu percaya pada janji Tuhan (kejadian 12). Percaya janji memperoleh seorang anak, meskipun usia membatasi, dan taat melakukan perintah Tuhan dalam kondisi yang sulit, mempersembahkan... [baca..]

Engkau membuat keajaiban-keajaiban

Mazmur 86 :1-10, 16-17

Seorang pernah bertanya kepada saya, “Berapa jumlah jemaat GKI Pondok Indah?” Belum sempat saya menjawab karena saya sedang berpikir untuk menjawab, orang lain yang ikut mendengar menjawab,” jemaatnya banyak…bahkan ribuan, sebanyak masalah-masalah yang ada di dalamnya.” Gereja mana yang tak ada masalah? Masalah-masalah yang terdapat di dalam gereja menandakan gereja itu hidup. Pemazmur dalam pergumulan, berdoa kepada Tuhan memohon pertolongan.... [baca..]

Allah Trinitas: Mencipta, Menyelamatkan, Memelihara

Kejadian 1:1-5,26-31

Ajaran Tritunggal (latin ,Trinitas ) adalah doktrin yang sulit di jelaskan. Seperti pendapat Bapak Gereja Augustinus : “ Semua kata manusia terlalu sempit untuk diterapkan kepada Allah.” Wajar saja, Karena hakekat Allah tidak dapat dijelaskan oleh manusia yang terbatas. Allah esa dan kekal dari awal sampai akhir. Cerita penciptaan dalam kejadian pasal 1 bukan suatu laporan tentang karya Allah tetapi kabar baik tentang perbuatan Allah Tritunggal... [baca..]

Rupa-Rupa Karunia tetapi Satu Roh

1 Korintus 12 : 3-13

Judul perikop sekaligus tema minggu ini, menjelaskan keberadaan jemaat Korintus adalah jemaat yang kaya karunia. Tercatat ada 9 karunia yang diberikan Tuhan. Lantas bisakah kita memberikan penilaian sebagai jemaat yang dewasa secara rohani? Nanti dulu, karena kekayaan karunia semata-mata adalah anugrah Allah, bukan upaya seseorang atau tingkat pengalaman rohani tertentu, sehingga tidak ada alasan untuk membanggakan diri, merasa lebih rohani dan sombong. Jemaat... [baca..]

« Previous PageNext Page »