Kelahiran Kembali (Lahir Baru)

“Pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus, yang sudah dilimpahkan-Nya kepada kita oleh Yesus Kristus, Juruselamat kita, supaya kita, sebagai orang yang dibenarkan oleh kasih karunia-Nya, berhak menerima hidup yang kekal, sesuai dengan pengharapan kita.” (Titus 3: 5-7) Topik yang... [baca..]

Do the Rest, as Best You Can

a spiritual alternative to the "do-the-best-God-will-do-the-rest" trap (Lukas 7:36-50)

The Best and The Rest Salah satu pepatah Kristen popular yang digemari banyak orang berbunyi: Do your best and God will do the rest. Sangat motivasional, bukan? Namun, setelah saya merenungkannya dalam-dalam, kalimat indah ini menyimpan sebuah teologi yang buruk. Pertama, ia membalik paradigma berpikir Kristen yang paling penting: Allah pertama, manusia terkemudian. Di dalam pepatah ini, Allah akan (will) melakukan karya-Nya setelah kita bekerja;... [baca..]

Rendahkan Hati, Rendahkan Diri

Amsal 25:6-7; Mazmur 112;Ibrani 13:1-8, 15-16;Lukas 14:1, 7-14

Suatu ketika, seorang CEO (Chief Executive Officer} atau Pejabat Eksekutif Tertinggi perusahaan besar yang sangat sukses, bepergian bersama isterinya dengan mengendarai sebuah mobil mewah. Biasanya ia menggunakan sopir, tapi kali ini tidak, karena ia ingin menikmati perjalanan itu bersama istrinya. Di tengah jalan, parameter bahan bakar menunjukkan bahwa persediaan bahan bakar menipis, sehingga ia segera memasuki salah satu SPBU yang ditemuinya dan... [baca..]

Rangkulan Ilahi

Lukas 7:36-50

Pada suatu hari, seorang Farisi mengundang Yesus untuk makan di rumahnya dan Yesus memenuhi undangan tersebut. Mendengar berita itu, seorang perempuan yang dikenal di kota itu sebagai seorang berdosa, datang membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi. Sambil menangis ia berdiri di belakang Yesus, di dekat kaki-Nya, lalu membasahi kaki-Nya dengan air mata dan menyekanya dengan rambutnya, kemudian ia mencium kaki-Nya dan meminyakinya dengan... [baca..]

Sudahkah yang Terbaik Kuberikan?

Passion Drives Perfection

Wonderfully-integrated complexity. Inilah istilah yang dapat kita ungkapkan ketika kita takjub akan kemahakuasaan Tuhan. Alam semesta ini dirajut Tuhan dengan begitu rumit, tetapi kerumitan tersebut dijalin oleh Tuhan secara indah dan tertib, tunduk pada hukum alam yang ditetapkan-Nya. Secara khusus, bila kita menengok diri kita, kita juga akan mengamini kekaguman pemazmur dalam Mazmur 139:14: “Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat... [baca..]

Salib, Lambang Kekerasan

Lihatlah salib itu! Yesus mati untuk kita, untuk menebus dosa kita, manusia. Benar, tidak ada kesalahan dalam diri-Nya yang melayakkan Dia untuk disalib. Akan tetapi, apakah tidak ada cara lain yang lebih terhormat daripada salib? Mengapa harus dengan kematian di kayu salib? Bukankah memakai salib dengan Yesus sebagai ‘korban’ yang harus mati adalah penghinaan sekaligus kekerasan? Apakah ini berarti Allah, yang adalah kasih dan sumber kasih, memakai... [baca..]

Teologi dan Kehidupan

Dari waktu ke waktu dalam sejarah akan timbul jawaban yang bervariasi, ketika kepada setiap orang Kristen diajukan sebuah pertanyaan mendasar sebagai berikut: “Why are you a Christian?” Mengapa Anda menjadi pengikut Kristus? Jawaban yang muncul dari bibir biasanya tidak jauh dari beberapa pernyataan sebagai berikut: Kristus telah mati untuk menyelamatkan jiwa saya, Karena kasih karunia (grace), dan seterusnya. Argumen semacam ini tentu saja... [baca..]

Motivasi Pelayan Kristiani

Konon energi yang diperlukan untuk mengayuh sebuah tongkat golf dan untuk mengayuh sebuah cangkul sama besarnya. Soalnya, mengapa seorang pengusaha kaya lebih suka mengayuh tongkat golf-nya ketimbang mengayuh cangkul, sebaliknya, seorang petani lebih suka mengayuh cangkulnya ketimbang tongkat golf? 1. Motivasi Pelayanan, Apakah Itu? Motivasi secara mudah diartikan sebagai “corak utama (motif) yang muncul dalam hidup, yang membuat seseorang terdorong... [baca..]

Lumpuhnya Peran Mandat Budaya Umat Kristen

Ketika kita melihat kondisi bangsa Indonesia akhir-akhir ini, maka yang pertama muncul dalam pikiran kita adalah semakin bobroknya moral dan martabat bangsa ini, bukan? Seakan-akan sudah tidak ada lagi etika dan norma-norma moral yang dipatuhi dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Tidak ada lagi contoh teladan baik yang ditunjukkan oleh para pemimpin negeri kita. Padahal, rakyat Indonesia dapat digolongkan sebagai masyarakat yang mayoritas... [baca..]

Bergereja: Antara Pelayanan dan Persahabatan

PELAYANAN SEBAGAI SEBUAH BUDAYA TANDINGAN Kata pelayan, pelayanan, atau melayani kini telah menjadi kata yang terlalu banyak dipakai di kalangan gerejawi. Tak jarang ia berkurang, hilang atau malah sesat makna. Dalam kehidupan gereja, mereka yang mendapat predikat sebagai pelayan Tuhan atau hamba Tuhan ternyata malah dalam praktiknya memperoleh posisi terhormat dan pertama. Seorang pendeta, misalnya, selalu pada saat yang sama disapa sebagai pelayan... [baca..]

« Previous PageNext Page »