Cara supaya tetap Lapar akan Tuhan

Belum ada komentar 7 Views

Bacaan Hari ini:
1 Petrus 2: 2 “Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan,”

Apakah Anda lapar senantiasa dekat pada Tuhan?

Untuk mempertahankan rasa lapar spiritual akan Tuhan seumur hidup Anda itu amatlah mungkin.

Berikut ini lima cara mempertahankan rasa lapar spiritual Anda.

1. Ingatkan diri Anda betapa Tuhan sangat mengasihi Anda.

Semakin Anda memahami betapa Tuhan mencintai Anda, semakin Anda akan mencintai-Nya. Alkitab berkata dalam Efesus 3: 18-19, “Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah.”

2. Berhentilah mengenyangkan diri Anda dengan makanan sampah.

Anda merupakan makhluk spiritual dengan lubang berbentuk Tuhan di hati Anda yang hanya bisa diisi oleh Tuhan sendiri. Ketika Anda mencoba mengisi kekosongan itu dengan gaji, status, kesuksesan, hasrat, harta, kekuasaan, prestise, atau apa pun itu tanpa mengutamakan Allah, maka itu tidak akan memuaskan Anda.

Amsal 15:14 mengatakan, “Hati orang berpengertian mencari pengetahuan, tetapi mulut orang bebal sibuk dengan kebodohan.”

3. Jadikan mengenal Tuhan sebagai tujuan utama Anda.

Kebahagiaan adalah bonus dari mengenal Allah. Yesus berkata dalam Matius 6:33, “Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.”

4. Dalami Firman Tuhan setiap hari.

Alkitab adalah makanan bagi jiwa Anda. Makan hanya satu kali seminggu tidak akan membuat tubuh Anda sehat. Sama halnya dengan pikiran Anda, maka Anda perlu memberi makan pikiran Anda dengan Firman Tuhan setiap hari.

“Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan,” (1 Petrus 2: 2).

5. Kerinduan Anda akan makanan rohani dipengaruhi oleh orang-orang di sekitar Anda.

Jika Anda bergaul dengan orang-orang yang hanya peduli pada politik, itulah yang hanya akan Anda pedulikan. Jika Anda bergaul dengan orang-orang yang hanya peduli dengan olahraga, itulah yang hanya akan Anda pedulikan.

Bergabunglah dengan sebuah persekutuan kecil untuk mendapatkan dukungan, karena apa pun yang Anda bicarakan saat bersama-sama dengan orang lain adalah yang membuat Anda lapar.

Amsal 2:20 mengatakan, “Sebab itu tempuhlah jalan orang baik, dan peliharalah jalan-jalan orang benar.”

Renungkan hal ini: 
– Apa artinya lapar senantiasa dekat pada Tuhan?
– Bagaimana Anda bisa mengingatkan diri Anda akan kasih Tuhan sepanjang hari?
– Hal-hal apa yang paling sering Anda bicarakan dengan teman-teman Anda? Dengan pasangan Anda? Seberapa baik percakapan Anda tersebut mengenyangkan rasa lapar spiritual Anda?

Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 23-25; Kisah Para Rasul 21:15-40

Tuhan adalah Sumber dari segalanya
Kejarlah apa yang kekal, bukan yang sementara.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Iman Ibranik
    Adventus 2019, Hari Enam Belas
    Kemudian datanglah seorang pelarian dan menceritakan hal ini kepada Abram, orang Ibrani itu, yang tinggal dekat pohon-pohon tarbantin kepunyaan...
  • Jiwa Yang Haus
    Mazmur 42
    Jiwaku haus kepada Allah, kepada Allah yang hidup. Bilakah aku boleh datang melihat Allah? (Mzm. 42:3) Sekitar 70% dari...
  • Resiliensi
    Adventus 2019, Hari Kelima Belas
    “Unless your faith is firm, I cannot make you stand firm.” (Isa. 7:9b; NLT) Apa yang kita alami sesungguhnya...
  • Iman Yang Kritis
    Matius 11:2-11
    “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari...
  • Popok Bau Seorang Imam
    Adventus 2019, Hari Keempat Belas
    Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan...
Kegiatan