sahabat

Bukan Lagi Hamba Melainkan Sahabat

Yohanes 15:15

Belum ada komentar 90 Views

Kita sudah terlanjur memakai kata “pelayan,” “pelayanan,” melayani,” dan sejenis secara berlebihan. Seolah-olah semua kata tersebut menunjuk pada satu-satunya model relasi yang ideal di dalam Gereja. Padahal, Yesus sendiri berkata, “Aku tidak menyebut kamu lagi hamba … tetapi Aku menyebut kamu sahabat.” Jelaslah bahwa di dalam ujaran Yesus ini, model “persahabatan” dipandang lebih unggul daripada model “penghambaan.” Alasannya sederhana. Yesus mengajarkan model hidup penghambaan atau pelayanan hanya untuk melawan model penuanan atau kekuasaan-tuan yang lazim dijumpai di dalam kebudayaan dunia (Mrk. 10:42-44). “Pelayanan” adalah budaya tandingan (counter-culture) untuk melawan penuanan. Yesus membalik piramida kekuasaan yang meruncing ke atas itu menjadi piramida pelayanan yang meruncing ke bawah. Pemimpin harus menjadi pelayan.

Namun, budaya ideal yang Yesus impikan adalah persahabatan. Model inilah yang sungguh harus kita usahakan dan perjuangkan di dalam komunitas gerejawi. Para pelayan itu menampilkan pelayanan sebagai kritik pada dunia, namun mereka pada dasarnya adalah para sahabat yang setara. Sebab, Kristus sendiri bukan saja telah menjadi Hamba namun juga Sahabat bagi mereka. Kristus telah menyahabati mereka.

Dan hari ini, Kristus menyapa kita secara pribadi dengan sapaan yang sama dua ribu tahun silam, “Aku tidak menyebut kamu lagi hamba … tetapi Aku menyebut kamu sahabat.”

ja

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • pemulihan telah dinyatakan
    Pemulihan Telah Dinyatakan, Sambutlah!
    Yesaya 65:17-25; Lukas 24:1-12
    Pada waktu renungan ini saya susun, pemilihan umum belum terjadi. Apapun hasilnya dan siapapun yang terpilih, sebuah pertanyaan besar...
  • Menyatu Bersama Kristus
    Filipi 2:5-11; Lukas 22:14-23:56
    Kita itu berbeda. Cara pikir kita beda. Karakter beda. Dan banyak perbedaan lainnya. Itulah yang disebut ‘unik’. Manusia itu...
  • Terarah pada kristus
    Terarah pada Kristus
    Fil. 3:4-14; Yoh. 12:1-8
    Bagaimana memahami kata ‘terarah pada Kristus’? Syukurlah rasul Paulus membantu kita. Dalam Filipi 3:7 rasul Paulus menceritakan bagaimana keterarahannya...
  • Berdamai dengan Allah dan Sesama
    Luk. 15:1-3, 11-32
    Apakah yang melegakan seseorang untuk dapat menikmati hidupnya? Dibebaskan dari rasa bersalah dan merasakan bahwa Allah memperkenankan dirinya. Rasa...
  • dengarkanlah
    DENGARKANLAH DIA dan IA MEMBIMBINGMU
    Yes. 55:1-9; Mzm. 63:2-9; 1Kor. 10:1-13; Luk. 13:1-9
    Mendengarkan adalah tindakan yang membutuhkan perhatian untuk membuka diri memahami apa yang dimaksud. Tindakan ini tidak mudah. Pertama-tama kita...
Kegiatan