Buah Roh: Murah Hati

Buah Roh: Murah Hati

Belum ada komentar 42 Views

Ada 2 prinsip mengenai murah hati:

Di satu sisi, Sumber Kemurahatian adalah dari Kristus. Kristus telah mati karena kesalahan-kesalahan kita. Tetapi juga memberikan tempat kepada kita untuk diam bersama Dia di sorga. Saya membayangkan seperti kita mendapatkan sebuah kemustahilan dalam hidup, tentu kita sangat bersukacita dan bersyukur setiap kali mengingatnya. Sehingga apapun hal buruk yang tidak terlalu penting bagi kita, tidak menghalangi syukur dan sukacita itu.

Seorang ibu berkata kepada saya, “Dokter mengatakan bahwa kehamilan adalah mujizat. Namun kehamilan saya juga adalah mujizat dari sebuah rahim yang tidak mungkin mendapatkan anak.” Itu sebabnya, seperti apapun ulah anaknya, ia tetap memerlakukan anaknya itu dengan sangat baik. Mujizat mendapatkan seorang anak membuat dia tidak memusingkan dan patah semangat saat menghadapi kesulitan dalam membesarkannya.

Apalagi saat Kristus menghapus dosa kita sebagai orang berdosa. Kemurahatian Kristus merupakan hadiah yang sangat besar bagi kita. Sehingga apapun kesulitan hidup kita, kita tetap dapat merasa kaya. Ya, kaya akan anugerah Tuhan!

Di sisi lain, KITALAH SALURAN MURAH HATI BAGI SESAMA. Jika sumber murah hati kita adalah Kristus maka kita akan sebanyak-banyaknya bermurah hati kepada sesama. Apalah gunanya Daud memerhatikan Mefiboset. Seorang yang tidak ada kaitan dengan darah dagingnya dan Alkitab mencatat ia cacat kakinya. Walaupun secara politis Mefiboset masih keturunan dari Raja Saul (Raja Israel sebelum Raja Daud), namun sesungguhnya pesan dari kisah ini adalah kemurahatian Tuhan melalui Daud membuat sebuah keluarga yang “terlupakan” dalam silsilah kerajaan, diberdayakan lagi. Ya, Daud membuat keluarga Mefiboset menjadi produktif karena warisan Raja Saul diteruskan kepada mereka.

Saudara, adakah orang-orang yang Tuhan hadirkan dalam hidup saudara, yang perlu saudara berdayakan? Tanpa saudara, mereka tetap seperti sekarang ini. Tetapi jika saudara mau Roh Kudus bekerja melalui saudara, dimana saudara bersedia menjadi saluran kemurahatian Tuhan, mereka akan menjadi lebih baik, lebih maju dan lebih produktif. Istilahnya, lebih berkarya bagi Tuhan dan sesama. Inikah saatnya…

 

RJ

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Hidup Adalah Ujian!
    Markus 1:9-15
    Istilah kawah Chandradimuka sering dipakai untuk memberi gambaran tentang ladang tempaan atau tempat uji bagi seseorang. Kawah ini diambil...
  • Wajahku, Wajahmu, Wajah Kristus
    Markus 9:2-9
    Isi hati seseorang biasanya nampak dari wajahnya. Orang lain biasanya mampu membacanya. Muka sedih, muka gembira, muka nyinyir, muka...
  • HOMO HOMINI SALUS
    Homo Homini Salus
    1 Korintus 9:16-23
    Hitam atau putih? Warna hitam biasa dipakai untuk menyimbolkan perilaku jahat dan kejam, sedang putih untuk sikap dan tindakan...
  • tentang Allah
    Bukan tentang Aku atau Kamu, tapi tentang Allah
    Ulangan 18:15-20; Mazmur 111; 1 Korintus 8:1-13; Markus 1:21-28
    Sesuatu yang biasa, jika dalam hidup bersama di suatu komunitas, ada orang-orang yang ingin menonjolkan diri atau ingin dianggap...
  • Jangan Tunda, Sekaranglah Saatnya
    Yunus 3:1-10; Mazmur 62:5-12; 1 Korintus 7:29-31; Markus 1:14-20
    Sudah menjadi kebiasaan di kalangan umat Yahudi, jika seseorang mau belajar tentang keagamaan, maka ia yang menentukan Rabbi yang...
Kegiatan