Betapa Banyak Perbuatan-Mu, ya Tuhan…

Betapa Banyak Perbuatan-Mu, ya Tuhan…

Belum ada komentar 11 Views

Masih ingat perumpamaan Yesus tentang pengampunan dalam Matius 18, tentang seseorang yang “hutangnya” yang amat besar diampuni, tetapi segera setelah itu menuntut tetangganya yang  berhutang jauh lebih kecil kepadanya? Intinya amat sederhana: hidup konsekuen. Bila mau/ingin diampuni, mesti bersedia pula mengampuni. Walau tidak tepat sejajar, inti yang sama seharusnya dikenakan pada pujian kepada Tuhan.

Mazmur 104 adalah nyanyian pujian yang amat indah bagi    Tuhan yang telah menciptakan dunia dan segala makhluk, termasuk manusia, di dalamnya. Pujian yang lahir dari ketakjuban yang tulus atas keindahan semua ciptaan-Nya. Kita kerap pula menyanyikannya dengan penuh perasaan: “Bila kulihat bintang gemerlapan… maka jiwaku pun memuji-MU…. Sungguh besar Kau Allahku! (KJ 64).

Namun menyanyikan pujian atas ciptaan Tuhan yang sempurna dan indah, mesti dibarengi sikap dan tindakan mensyukuri serta menatalayaninya, sebagaimana yang dikehendaki-Nya. Takjub atas ciptaan Tuhan yang “baik di mata Tuhan” (Kej. 1:4, 10, 12, 18, 21, 25, 31), mesti diikuti oleh tanggung jawab dan tindakan menjaga agar ciptaan-Nya yang indah itu tetap berkenan di hadapan-Nya. Sebab bila tidak demikian, maka nyanyian pujian kita hanyalah   indah untuk didengar (dalam ibadah atau di mata orang misalnya), tetapi kosong makna di hadapan Tuhan sendiri.

Sang pemazmur menggarisbawahi nyanyian pujiannya dengan ayat 31: “Biarlah kemuliaan TUHAN tetap untuk selama-lamanya, biarlah TUHAN bersukacita karena perbuatan-perbuatan-Nya! Kiranya kita pun. Khususnya di Bulan Peduli ini, ketika kita belajar untuk peduli pada alam lingkungan hidup kita, dan berusaha  menyatakannya secara kongkret. Belajar “menatalayani ciptaan – menata diri”.

 

PWS

 

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • baru
  • Kemenangan Kristus
    Merayakan Kemenangan Kristus
    Wahyu 7:9-17
    Cara manusia menangkap kehadiran dan kuasa Tuhan sangat beragam. Ada yang menangkap hadirnya Tuhan melalui alam, melalui pengalaman saling...
  • TUHAN
    Itu TUHAN
    Yohannes 21:1-19
    Setelah belasan tahun berjumpa dengan ratusan katekisan, saya melihat ada beberapa kesamaan yang seringkali muncul di setiap angkatan katekisan....
  • Ya Tuhanku
    Ya Tuhanku dan Allahku
    Sebuah pengakuan iman yang luar biasa: ‘Yesus adalah Tuhan dan Allah!’. Tetapi bagi saya, yang luar biasa bukan hanya...
  • pemulihan telah dinyatakan
    Pemulihan Telah Dinyatakan, Sambutlah!
    Yesaya 65:17-25; Lukas 24:1-12
    Pada waktu renungan ini saya susun, pemilihan umum belum terjadi. Apapun hasilnya dan siapapun yang terpilih, sebuah pertanyaan besar...
Kegiatan