Bertanggungjawab atas alam, bukan menguasainya..!

Bertanggungjawab atas alam, bukan menguasainya..!

Belum ada komentar 3 Views

Banyak orang tua menghadiahkan sebuah telepon genggam atau HP kepada anaknya, setelah anak itu mencapai usia tertentu, atau dalam rangka ulang tahunnya atau peristiwa serupa. Tujuannya jelas: memudahkan komunikasi dan memang hendak menyenangkan hati sang anak. Tetapi kemudian si anak ternyata sangat sembrono menggunakan HP miliknya itu. Dalam waktu kurang dari dua bulan HP itu sudah babak-belur. Dan karena sembarangan meletakkannya, baru sekitar kurang dari dua bulan kemudian, HP pemberian orangtuanya itu hilang.

Orangtuanya tentu saja marah besar. Terutama karena dua hal. Pertama-tama lantaran raibnya HP itu, komunikasi di antara si anak dan mereka menjadi amat terganggu. Dan yang kedua, yang tak kalah beratnya, adalah sikap si anak yang tidak menghargai pemberian orangtuanya. Lupa bahwa orangtuanya membeli HP itu dengan hasil keringatnya. Alpa untuk memahami bahwa HP itu sebenarnya dipercayakan kepadanya, sebagai alat komunikasi di antara mereka, bukan untuk diperlakukan dengan sekehendak hati.

Begitu pun dengan alam dan lingkungan hidup kita, karunia Allah bagi kita dan segenap ciptaan. Mestinya tidak seperti sekarang ini, kita eksploitasikan habis-habisan, sehingga jangan-jangan alam kita ini tidak lagi bisa menjadi lingkungan hidup yang memenuhi syarat bagi generasi-generasi mendatang manusia dan segala makhluk hidup.

Mari kita tidak melupakan bahwa Allah mengaruniakan alam dan lingkungan hidup kita ini untuk segenap ciptaan, bukan hanya untuk kita. Mari kita ingat bahwa alam dan lingkungan hidup kita ini mesti kita syukuri dengan mengelolanya sedemikian rupa, sehingga tetap ideal bagi segenap makhluk hingga kapan pun.

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • sukacita
    Menjalani Hidup Beriman Dengan Sukacita
    Amos 7:7-15; Mazmur 85:8-13; Efesus 1:3-14; Markus 6:14-29
    Renungan: Apalagi selain sukacita dan syukur, ketika kita menyadari kebaikan Allah yang sejak awal mengasihi kita dan menyelamatkan kita....
  • kekuatan dalam kelemahan
    Kekuatan dalam Kelemahan
    Yehezkiel 2:1-5; Mazmur123; 2 Korintus 12:2-10; Markus 6:1-13
    Renungan: Kekuatan dan kelemahan, mungkinkah bersatu? Nampaknya tidak, karena mereka saling bertentangan. Ada benarnya, jika kita hanya melihat ke...
  • sudah dimulai
    Menyelesaikan Yang Sudah Dimulai
    Ratapan 3:22-33; Mazmur 30; 2 Korintus 8:7-15; Markus 5:21-43
    Ada orang yang bisa memulai dengan baik, tetapi tidak bisa menyelesaikannya dengan baik. Lalu bagaimana dengan kita? GKI PI...
  • Setelah Badai Berlalu
    Markus 4:35-41
    Kisah angin ribut diredakan dalam injil Markus, merupakan sebuah pengalaman spektakuler bagi murid-murid Yesus yang berada di dalam perahu....
  • penabur dan benih
    Hidup Sebagai Penabur dan Benih
    Markus 4 : 26-34
    Injil Markus berbicara tentang Kerajaan Allah seperti benih yang tumbuh. Konsep ini berbeda dengan paham Kerajaan Allah dalam masyarakat...
Kegiatan