menjadi berkat

Bertahan Dalam Kesengsaraan dan Menjadi Berkat

Yesaya 50:4-9; Matius 27:11-54

Belum ada komentar 153 Views

Minggu Palmarum adalah peringatan saat Yesus memasuki Yerusalem untuk menyongsong sengsara bahkan kematian-Nya demi mengemban misi Bapa-Nya di sorga. Namun kali ini kita tidak hendak larut ke dalam romantisme jubah putih, keledai, dan lambaian daun palem, seperti biasa. Sebaliknya mari kita merenungkan serta menghayati hakikat dari apa yang dilakukan Yesus.

Bacaan Yesaya 50:4-9 mengisahkan sang Mesias yang rela menderita dalam ketaatan-Nya kepada Allah. Ketaatan yang kemudian justru menempatkan-Nya sebagai pemenang terhadap lawan-lawan-Nya (ayat 9).

Bacaan Matius 27:11-54 mengisahkan penderitaan Yesus sejak diadili oleh Pilatus, dengan tekanan dari pihak para imam kepala dan tua-tua, hingga akhirnya menderita dan meninggal di atas kayu salib. Demi menaati Bapa di sorga, dalam karya penyelamatan-Nya bagi dunia dan manusia, sang Mesias rela menderita, bahkan sampai mati. Namun justru penderitaan dan ketaatan-Nya membuat-Nya dimuliakan Bapa. Dan yang juga amat menyentuh adalah justru penderitaan dan kematian-Nya, membuat kepala pasukan takjub dan takut, serta berseru: “Sungguh, Ia ini adalah Anak Allah.” (Mat. 27:54).

Inilah kasih Tuhan yang tak terukur itu. Kasih yang sungguh-sungguh ditujukan kepada dunia dan manusia, walau untuk itu ia harus menanggung derita. Inilah hakikat Paskah. Paskah yang bukan sekadar untuk diherani, disyukuri dengan doa dan nyanyian saja, tetapi yang mengubah dan membarui kita. Agar kita pun siap untuk menderita demi menjadi berkat bagi sesama.

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • menghitung hari
    Menghitung Hari
    Mazmur 90:1-12
    Kehidupan di perkotaan penuh dengan rutinitas. Rutinisme menjadi sebuah bagian kehidupan kebanyakan orang. Memaknai hari bukanlah hal yang mudah...
  • Berjaga-jagalah
    Matius 25:1-13
    “Santai aja, bro!”, celoteh seorang kawan. Tak apa lah. Tugas masih jauh dari dateline. “Sekarang kita happy happy dululah!”,...
  • Praktik Keagamaan yang Koruptif
    Korupsi adalah praktik yang menguntungkan diri sendiri dengan cara memanipulasi secara negatif sebuah hal. Memang, di Indonesia, terminologi korupsi...
  • Sekolah Kehidupan: Tuhanku, Rajaku!
    Mazmur 96:10a
    Katakanlah di antara bangsa-bangsa: “Tuhan itu Raja!” Apa yang mengendalikan hidup kita setiap hari? Kita bisa dikendalikan oleh agenda...
Kegiatan