Bersama Mengukir Narasi Cinta Bagi Bangsa

Ulangan 10: 12-22; Mazmur 15; Roma 2: 12-29; Markus 12: 28-34

Belum ada komentar 19 Views

Merupakan anugerah dari Tuhan saat ini GKI melangkah memasuki usianya yang ke 30. GKI menyebut dirinya sebagai Gereja Kristen Indonesia, bukan Gereja Kristen di Indonesia. Itu berarti GKI mengakui diri sebagai bagian dari bangsa Indonesia yang beragam. Ditambah lagi kehidupan berbangsa saat ini membutuhkan peran serta anak-anak bangsanya.

Gereja sebagai bagian dari anak bangsa mempunyai tanggung jawab untuk mendidik umatnya ikut ambil bagian dalam situasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Seperti yang ditunjukkan dalam Ul.10: 19 – tindakan kasih misalnya, tidak hanya ditujukan pada bangsa Israel tetapi juga pada pada bangsa asing. Semangat kasih tidak mengenal suku, bangsa, agama, dan ras. Yang perlu dilakukan adalah menjaga imbas kehadiran bangsa asing yang dapat memengaruhi kehidupan umat Israel. Bukan bangsa asingnya yang disingkirkan, tetapi pengaruh negatifnya yang dihindari. Alasan yang diberikan Tuhan untuk perintah ini adalah karena umat Israel telah memiliki pengalaman pahit menjadi bangsa asing di Mesir. Saat menjadi bangsa asing di Mesir, yang memelihara umat Israel adalah Allah sendiri.

Selain itu, tindakan kasih yang Tuhan perintahkan adalah menegakkan keadilan (ay. 17-18). Sebutan “hak anak yatim dan janda” mengacu pada komunitas wong cilik yang kerap tersingkirkan. Pada merekalah umat Israel diminta untuk memperjuangkan hak – haknya. Semangat untuk kembali memiliki identitas sebagai umat Allah justru ditunjukkan lewat ritus sosial yang memberdayakan sesama, khususnya yang menderita dan terpinggirkan.

Di usia GKI yang ke 30 ini, jemaat diingatkan kembali untuk ikut bertanggung jawab terhadap situasi dan kondisi bangsa Indonesia dan dunia, dengan mengambil peran yang memberdayakan orang lain disekeliling kita.

tt

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Yesus dan Petrus
    Ketika Yesus dan Petrus (dan kita) Saling Menghardik
    Yes. 50:4-9; Mzm. 116:1-9; Yak. 3:1-12; Mark. 8:27-38
    Percakapan dimulai dengan sangat indah. Yesus bertanya kepada para murid-Nya, “Kata orang, siapakah Aku ini?” Lantas para murid mengajukan...
  • anjing dan ludah
    Antara Anjing dan Ludah
    Bacaan Injil kita minggu ini menyajikan dua kisah penyembuhan; yang satu berisi penyembuhan Yesus atas anak seorang perempuan Siro-Fenisia...
  • Ritualisme atau Hati yang Bersih
    Ulangan 4:1-2, 6-9; Mazmur 15; Yakobus 1:17-27; Markus 7:1-8, 14-23
    Insiden “penistaan agama” terjadi lagi. Kali ini menimpa para murid Yesus. Pelapor dan penuntutnya adalah “serombongan orang Farisi dan...
  • Libatkan dan Alami Tuhan
    Ams. 9:1-6; Mzm. 34:9-14; Ef. 5:15-20; Yoh. 6:51-58
    Melalui dua kata kerja “mengecap dan melihat” menurut pemazmur, seseorang dapat mengenal dan mengalami Tuhan dalam kehidupannya. Namun, pengenalan...
  • Bangunlah dan Makanlah
    1 Raja-Raja 19:4-8; Mazmur 34:1-8; Efesus 4:25-5:2; Yohanes 6:35, 41-51
    Sosok nabi Elia, dengan kisah-kisahnya dikenal sebagai seorang utusan Tuhan yang mengagumkan, tetapi sebagai seorang manusia, ia juga mempunyai...
Kegiatan