medengarkan

Berbicaralah Hamba-Mu Mendengarkan

Belum ada komentar 79 Views

Peristiwa penyataan Allah pada Imam Eli dan Samuel, merupakan pengalaman yang langka dan mengejutkan mereka. Mengapa begitu sulit seseorang menerima penyataan Allah dalam kehidupan ini ? Bahkan tidak sedikit orang yang menganggap bahwa penyataan Allah itu tidak akan pernah terjadi. Mengapa demikian ? anggapan bahwa penyataan Allah tidak akan pernah terjadi, ada benarnya, sebab sesuai dengan kodratnya, manusia itu tidak pernah berhenti berpikir. Ketika terjadi sesuatu dalam kehidupannya, ia mulai mencari tahu tentang hal itu, menganalisisnya, merenungkannya dan mencoba memahaminya. Jika upaya pencarian dengan akalnya mengalami jalan buntu, maka ia mulai cemas dan takut salah.

Jika saja manusia dapat berhenti berpikir dan mulai membuka diri dengan apapun yang ia alami, niscaya ia akan memperoleh kebebasan dari perasaan cemas dan rasa bersalah. Kemampuan kita untuk berpikir adalah anugerah yang paling besar, tetapi sekaligus merupakan sumber kesusahan kita yang paling besar pula. Apakah kita harus menjadi korban dari pikiran kita yang terus berjalan ? Tidak, kita dapat mengubah diri kita yang terus menerus berpikir menjadi terus menerus berdoa. Ini kita lakukan dengan mengubah monolog batin kita menjadi dialog dengan Allah kita, yang merupakan sumber segala cinta.

Belajar dari penyataan Allah pada diri Imam Eli dan Samuel, kita akan menjadi lebih peka mendengar suara Tuhan, ketika kita bersedia keluar dari sikap mengurung diri, dan mengubah orientasi diri dari berpusat pada diri sendiri menjadi berpusat pada Allah. Percayalah bahwa Tuhan selalu hadir dalam kehidupan kita. Ia yang selalu setia menyertai kita, berkenan mendengarkan dengan penuh kasih segala sesuatu yang mencemaskan kita, sehingga kita dilayakkan, dikuduskan dan diutus untuk menjadi saluran berkat dimanapun Tuhan menempatkan kita.

TT

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Hidup Penuh Roh
    Yohanes 7: 37-39
    Undangan Tuhan Yesus “Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum!” ditujukan kepada siapa saja yang dalam hidupnya mengalami...
  • Hidup dipelihara Tuhan
    Yohanes 17:1-11
    Doa Tuhan Yesus “Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka (baca: para murid, jemaat Tuhan) dalam nama-Mu” (ay.11), sekaligus merupakan...
  • Saya Cinta Yesus
    Yohanes 14:15-21
    Definisi cinta yang dimaksud supaya tidak salah arah harus dikaitkan dengan konteks pembicaraan. Mencintai atau mengasihi merupakan kata yang...
  • The Journey Is Home
    Yohanes 14:1-14 dan Kisah Para Rasul 7:55-60
    Pemberitaan di Media yang begitu marak tentang pandemi Covid-19, khabarnya telah meluluh lantakkan kehidupan rutinitas. Melongok keluar sebentar, maka...
  • Hidup Bersatu
    Hidup Bersatu
    Kisah Para Rasul 2:42-47
    Pada masa ini, kesatuan sebagai warga negara Indonesia tampaknya sedang diuji. Sebab kita sedang menjalani kehidupan yang terpisah dari...
Kegiatan