Bangunlah dan Makanlah

1 Raja-Raja 19:4-8; Mazmur 34:1-8; Efesus 4:25-5:2; Yohanes 6:35, 41-51

Belum ada komentar 46 Views

Sosok nabi Elia, dengan kisah-kisahnya dikenal sebagai seorang utusan Tuhan yang mengagumkan, tetapi sebagai seorang manusia, ia juga mempunyai kelemahan seperti yang digambarkan dalam kisah ini, ia mengalami ketakutan oleh ancaman seorang perempuan? Apa artinya ancaman itu baginya ?

Ketakutan menguasainya hingga ia putus asa dan ingin mati. Kondisi seperti ini bisa terjadi pada siapa saja tanpa terkecuali. Elia seperti kehilangan pegangan, bahkan pertolongan Tuhan yang seringkali dialaminya seolah terabaikan begitu saja. Bagaimana mungkin hal seperti ini bisa terjadi pada seseorang yang selalu disertai Tuhan? Mengapa Elia meninggalkan tugas pelayanannya dengan melarikan diri ke padang gurun ? Gambaran ini menunjukkan ketika seseorang, siapa pun dia, ketika dikuasai oleh ketakutannya, ia seolah telah kehilangan pikiran dan tanpa disadari telah meninggalkan persekutuan pribadi dengan Tuhan yang selalu menyertainya.

Ini lah gambaran krisis iman yang bisa terjadi pada siapa saja yang sedang dalam keadaan putus asa. Orang seperti ini tidak lagi merasa berada dalam persekutuan dengan Tuhan, ia lebih memusatkan diri pada ketakutannya, permasalahannya dan bukan pada kehendak Tuhan.

Sekalipun Elia tidak lagi memperhitungkan kehadiran Tuhan dalam hidupnya, namun Tuhan tetap setia mendampingi dan melayaninya. Allah mengutus malaikatNya untuk menyentuh nabi Elia dengan penuh kasih dan menyuruhnya untuk makan dan minum. Elia bangun dan melihat ada roti bakar dan sebuah kendi berisi air. Lalu ia makan, minum dan tertidur lagi.

Apa yang saat ini sedang terjadi dalam kehidupan pribadi, pekerjaan, pelayanan dan rumah tangga kita ? Mungkin kita sedang dikuasai oleh permasalahan sehingga menjadi ragu untuk percaya akan pertolongan Tuhan.
Apa pun keadaan kita, ternyata Tuhan tidak pernah tinggal diam. “Gusti ora sare”

tt

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • sambut
    Sambutlah Sesamamu
    Lukas 13:10-17
    Setelah mengalami pembuangan, Bangsa Israel hidup kembali di Palestina dan Yerusalem. Nubuat dalam Kitab Yesaya ini memberi pengharapan akan...
  • lemah
    Sambutlah Yang Lemah
    Ibrani. 11:29-12:2
    Saya pernah dipukul oleh kakak pertama saya pada waktu saya kecil. “Kamu pikir saya sansak?” Dia bukan marah atau...
  • Sambutlah Pimpinan Tuhan
    Takut. Abram takut menghadapi masa depan tanpa anak. Ia pikir kalau hal itu sampai terjadi, apa boleh buat, hambanyalah...
  • Sambutlah Kristus
    Bulan Budaya dilakukan setiap 2 tahun sekali di GKI Pondok Indah. Tujuan dari kegiatan ini adalah agar warga jemaat...
  • syukur
    Hendaklah Hatimu Melimpah Dengan Syukur
    Kolose 2:7
    Kita kerap mempermurah makna syukur hanya sebagai reaksi hati, atau malah emosional, atas berkat atau keberuntungan yang kita percaya...
Kegiatan