ATENSI: Mendengarkan Seperti Tuhan

ATENSI: Mendengarkan Seperti Tuhan

Belum ada komentar 9 Views

MENDENGARKAN bukanlah sesuatu yang sederhana apalagi gampang. Banyak sekali kendalanya, baik dari luar maupun dan ter utama dari diri sendiri. Akibat terjadinya “tidak mendengarkan”, tidak dapat diduga. Baik itu dalam relasi, dalam keluarga, dalam persekutuan jemaat, maupun dalam pekerjaan, bahkan dalam kehidupan bersama Tuhan.

Syukur Allah kita adalah Tuhan yang sunguh-sungguh mendengarkan kita dan menghendaki kita mendengarkan-Nya, tidak dengan pasif serta fatalistik, melainkan dengan taat namun kreatif, sebagaimana nyata dari mukjizat yang dilakukan-Nya dalam perjamuan nikah di Kana.

Mukjizat dimulai dari Maria yang mendengarkan permasalahan yang dihadapi keluarga tuan rumah: anggur habis. Namun ia berhadapan dengan Tuhan dalam diri Kristus yang “tidak bisa dan tidak pernah boleh diatur oleh kehendak manusia”. Walau begitu ia dengan sabar dan taat menerima hal itu, sambil meminta para pelayan untuk menaati apapun yang akan dikatakan Yesus. Dan ternyata Tuhan bersedia mendengarkan bukan hanya Maria, tetapi permasalahan keluarga pengantin. Dan ketika semua bersedia “mendengarkan”, maka air menjadi anggur, bahkan anggur yang terbaik.

Bila Tuhan saja berkenan mendengarkan manusia, tidakkah kita mestinya setidaknya juga bersedia “mendengarkan”? Untuk itu kita perlu berefleksi dengan sungguh-sungguh, mengakui berbagai kelemahan kita dalam “mendengarkan”, serta berupaya mengatasi berbagai kendala untuk itu.

Mari belajar untuk mendengarkan orang lain: kekasih kita, keluarga kita, saudara-saudara kita seiman, sebangsa dan setanah-air, dalam terang mendengarkan Tuhan, dengan taat dan kreatif. Agar mukjizat terjadi: hidup kita menjadi anggur yang terbaik.

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • tanah yang baik
    Menjadi Tanah Yang Baik
    Matius 13:1-9,18-23
    Dalam perenungan minggu ini, kita diajak untuk mengevaluasi keadaan hati kita dalam menerima pemberitaan Firman Tuhan. Menurut Yesus dalam...
  • pergumulan hidup
    Memenangkan Pergumulan Hidup
    Roma 7:15-25
    Semua manusia mengalami pergumulan yang sangat bervariasi dalam hidup. Menjadi Pengikut YESUS (Kristen) bukan berarti bebas dari pergumulan. Kekristenan...
  • Berani Bersaksi Karena Perlindungan Tuhan
    Matius 10:29
    Bersaksi adalah salah satu tugas orang-orang percaya (Gereja), yang harus dilakukan sampai kedatangan Tuhan. Bersaksi bukanlah pekerjaan yang gampang....
  • burung pipit
    Dua Ekor Burung Pipit Seduit
    “Bukankah burung pipit dijual dua ekor seduit? Namun seekor pun dari padanya tidak akan jatuh ke bumi di luar...
  • Kesayangan Allah
    Harta Kesayangan Allah
    Keluaran 19:2-8
    Periode embara Israel di padang gurun berlangsung selama 40 tahun. Berbeda dari anggapan popular bahwa periode ini berisi penderitaan...
Kegiatan