Allah Pemimpin dan Kota Bentengku

Mazmur 48

Belum ada komentar 112 Views

Salah satu isi doa mantan Presiden SBY untuk Indonesia, sebagai berikut : “Meskipun banyak yang berkuasa di negeri ini. Engkaulah yang Mahakuasa. Bimbinglah agar kekuasaan mereka digunakan dengan benar”.

Doa di atas tersurat pengakuan bahwa pemimpin yang sesungguhnya Allah dan bukan manusia. Oleh karena itu para pemimpin dunia harus tunduk pada Allah yang Mahakuasa.

Pemazmur, Bani Korah mengungkapkan pengalaman dipimpin oleh Allah ( ayat 15). Kehadiran Allah sebagai pemimpin dan Raja bagi Israel membuat para musuh Israel lari ketakutan. Musuh merasa kalah sebelum bertempur. Menurut pemazmur, kemenangan Israel bukan karena panglima perang yang gagah atau kota benteng yang kuat, tetapi karena Allah adalah pemimpin dan kota benteng bagi umat yang dipimpin Allah.

Allah telah memperkenalkan diri-Nya sebagai benteng (ayat 4.), dan Allah telah membuktikannya. Maksudnya Allah memberi perlindungan yang sempurna kepada anak-anak-Nya. Menjadikan Allah sebagai Pemimpin hidup bukan berarti hidup bebas musuh dan masalah tetapi kekuatan Allah menjadi andalan hidup. Jadi apa yang perlu ditakutkan? Jika Allah adalah pemimpin dan benteng hidup kita.

Persoalannya adalah bagaimana supaya Allah menjadi pemimpin dan kota benteng hidup kita? Mari kita belajar dari pengalaman iman Bani Korah yaitu “Memberi hidup dipimpin oleh Allah, berhubungan dengan Allah dalam bait-Nya dan ceritakan kasih setianya turun temurun.(10,14)
Pengalaman pemazmur dipimpin oleh Allah sungguh indah, apakah juga telah menjadi pengalaman kita? Ceritakanlah kepada anak cucu kita !

Ls

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • allah menyesal
    Allah Menyesal
    Yun. 3:10-4:11; Mzm. 145:1-8; Flp. 1:21-30; Mat. 20:1-16
    Apabila ada salah seorang dari saudara kita yang berdosa kemudian bertobat dan Tuhan mengampuninya, bagaimana kah sikap kita, senang...
  • Mengampuni itu Indah
    Kejadian 50: 15-21, Mazmur 103: 1-13; Roma 14: 1-12; Matius 18: 21-35
    Seorang ibu dari Afrika Selatan, Joyce Ledwaba mengampuni pembunuh anaknya – Samuel yang berusia 17 tahun – Samuel menghilang...
  • besar hati
    Allah yang Besar Hati
    Yehezkiel 33:7-11; Mazmur 119:33-40; Roma 13:8-14; Matius 18:15-20
    Alih-alih menghendaki hal buruk (kematian) terjadi kepada orang berdosa, Allah lebih berkenan agar pertobatan terjadi dalam hidup mereka (Yehezkiel...
  • Kasih itu tidak Berpura-pura
    Yeremia 15:15-21; Mazmur 26:1-8; Roma. 12:9-21; Matius 16:21-28
    Kalimat ‘Hendaklah kasih itu jangan pura-pura’ (Roma 12:9). Dalam International Standard Version ditulis demikian: “Your love must be without...
  • Peduli : Mengutamakan Kepentingan Orang Lain
    Lukas 10:25-37
    Si ahli Taurat bertanya: ‘Siapa sesamaku’? Yesus bertanya: ‘Siapa sesamanya’? Kelihatannya sama, tetapi jauh berbeda. Yang satu tertutup (sesamaku)...
Kegiatan