Allah Peduli Kepada Umat-Nya

Allah Peduli Kepada Umat-Nya

Roma 8 : 26 - 30

1 Komentar 98 Views

Kurun waktu lebih 20 tahun menjadi Penginjil belum cukup membuat Charles Templeton memahami karakter Allah yang peduli dan kasih kepada manusia. Templeton kehilangan seluruh iman Kristianinya dan menjadi seorang agnostik. Kisahnya, berawal dari potret seorang wanita berkulit hitam di Afrika Utara, yang sedang menggendong jasad anak bayinya sambil menatap langit dengan tatapan kosong dan putus asa, seperti memohon hujan kepada Allah. Karena pada waktu itu mereka sedang mengalami kekeringan yang cukup hebat. Templeton memandang gambar dalam majalah life tersebut sambil berpikir, “mungkinkah kita percaya ada pencipta yang penuh kasih dan kepedulian, padahal yang dibutuhkan wanita itu hanya hujan?”.

Potret yang mengusik iman seharusnya membuat kita sadar bagaimana menjadi perpanjangan tangan Allah, bukan sebaliknya bertanya tentang keadilan Allah dan kepedulian Allah bagi manusia. Berbeda dengan Templeton, Rasul Paulus justru memberi peng harapan bagi orang percaya yang menderita bahwa Allah turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan bagi orang yang mengasihi Dia (ayat 28).

Penderitaan orang percaya bukan berarti ketidakpedulian Allah pada umat-Nya, tetapi sebuah megaphone Allah, agar kita mereflesikan diri untuk mencari kehendak Allah yang terbaik dalam penderitaan. Doa harus menjadi perjumpaan pribadi manusia dengan Allah. karena Roh berdoa untuk kita dan mengajarkan kita bagaimana seharusnya berdoa meskipun dalam kesulitan.
LS

1 Comment

  1. bibit sudibyo

    Perjumpaan Sang Khalik dgn manusia melalui DOA, apakah harus selalu kita yakini bhw BELIAU mendengar dan peduli? attau kitta hrs bertanya dahulu apakah kita sdh benar berperilaku benar dihadapanNYA? terima kasih untuk pedulinya ini ……

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Piramida Sungsang
    Piramida Sungsang
    Yeremia 11:18-20; Mazmur 54; Yakobus 3:13-4:3, 7-8; Markus 9:30-37
    “Apa yang kamu perbincangkan tadi di tengah jalan?” (ay. 33). Itu pertanyaan yang Yesus ajukan ke para murid. Kedua...
  • Yesus dan Petrus
    Ketika Yesus dan Petrus (dan kita) Saling Menghardik
    Yes. 50:4-9; Mzm. 116:1-9; Yak. 3:1-12; Mark. 8:27-38
    Percakapan dimulai dengan sangat indah. Yesus bertanya kepada para murid-Nya, “Kata orang, siapakah Aku ini?” Lantas para murid mengajukan...
  • anjing dan ludah
    Antara Anjing dan Ludah
    Bacaan Injil kita minggu ini menyajikan dua kisah penyembuhan; yang satu berisi penyembuhan Yesus atas anak seorang perempuan Siro-Fenisia...
  • Ritualisme atau Hati yang Bersih
    Ulangan 4:1-2, 6-9; Mazmur 15; Yakobus 1:17-27; Markus 7:1-8, 14-23
    Insiden “penistaan agama” terjadi lagi. Kali ini menimpa para murid Yesus. Pelapor dan penuntutnya adalah “serombongan orang Farisi dan...
  • Bersama Mengukir Narasi Cinta Bagi Bangsa
    Ulangan 10: 12-22; Mazmur 15; Roma 2: 12-29; Markus 12: 28-34
    Merupakan anugerah dari Tuhan saat ini GKI melangkah memasuki usianya yang ke 30. GKI menyebut dirinya sebagai Gereja Kristen...
Kegiatan