allah orang

ALLAH ORANG HIDUP

Lukas. 20:27-38

Belum ada komentar 101 Views

Orang-orang Saduki yang tidak percaya pada kehidupan setelah kematian, datang kepada Yesus dengan menyodorkan sebuah kasus imajiner yang ekstrim tentang seorang perempuan yang menikah tujuh kali, tetapi ia tetap tidak memiliki anak. Lalu siapakah suami sah dari perempuan itu saat kebangkitan orang mati ? (ay.27-33)

Bagi orang-orang Saduki, Allah orang yang hidup dipahami hanya terjadi dalam kehidupan di dunia ini saja. Setelah manusia mati, ia tidak akan menemukan kehidupan sorgawi. Sedang bagi Yesus, Allah orang yang hidup dinyatakan dalam kehidupan di masa kini maupun dalam kehidupan setelah kematian. Itulah sebabnya Allah orang yang hidup memperkenalkan nama-Nya kepada Musa sebagai: Allah Abraham, Allah Ishak, dan Allah Yakub. Walaupun para bapa leluhur Israel tersebut telah wafat, mereka diperkenankan hidup abadi dalam persekutuan dengan Allah, sebab selama kehidupan mereka di dunia, mereka telah menghadirkan tanda-tanda keselamatan dan menjadi saluran berkat Allah bagi banyak orang.

Kristus telah melewati kematian yang ditakuti oleh banyak orang, pengalaman ini mau menunjukkan kepada umat yang percaya kepada-Nya bahwa Allah adalah Allah orang yang hidup, baik pada saat kehidupan ini maupun pada saat kematiannya. Karena itu hidup saat ini adalah masa untuk hidup bersama dengan Allah yang hidup dengan melakukan segala yang sudah diajarkan oleh Tuhan Yesus selama di dunia ini. Karena Allah adalah Allah yang hidup baik pada saat kita di dunia ini maupun setelah meninggalkan dunia ini, maka kita dipanggil untuk menghayati setiap saat dalam hidup kita sebagai benih keabadian, dengan demikian segala sesuatu yang kita hidupi di dunia ini tidak akan sia-sia.

(TT)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • sukacita
    Menjalani Hidup Beriman Dengan Sukacita
    Amos 7:7-15; Mazmur 85:8-13; Efesus 1:3-14; Markus 6:14-29
    Renungan: Apalagi selain sukacita dan syukur, ketika kita menyadari kebaikan Allah yang sejak awal mengasihi kita dan menyelamatkan kita....
  • kekuatan dalam kelemahan
    Kekuatan dalam Kelemahan
    Yehezkiel 2:1-5; Mazmur123; 2 Korintus 12:2-10; Markus 6:1-13
    Renungan: Kekuatan dan kelemahan, mungkinkah bersatu? Nampaknya tidak, karena mereka saling bertentangan. Ada benarnya, jika kita hanya melihat ke...
  • sudah dimulai
    Menyelesaikan Yang Sudah Dimulai
    Ratapan 3:22-33; Mazmur 30; 2 Korintus 8:7-15; Markus 5:21-43
    Ada orang yang bisa memulai dengan baik, tetapi tidak bisa menyelesaikannya dengan baik. Lalu bagaimana dengan kita? GKI PI...
  • Setelah Badai Berlalu
    Markus 4:35-41
    Kisah angin ribut diredakan dalam injil Markus, merupakan sebuah pengalaman spektakuler bagi murid-murid Yesus yang berada di dalam perahu....
  • penabur dan benih
    Hidup Sebagai Penabur dan Benih
    Markus 4 : 26-34
    Injil Markus berbicara tentang Kerajaan Allah seperti benih yang tumbuh. Konsep ini berbeda dengan paham Kerajaan Allah dalam masyarakat...
Kegiatan