Adil, setia dan rendah hati

Adil, setia dan rendah hati

Mikha 6:1-8

Belum ada komentar 29 Views

Konon kabarnya, ibadah kita sekarang ini semakin rumit. Ada persyaratan tertentu yang harus dipenuhi umat dan apalagi pemimpin ibadah sebelum mereka datang menghadap Tuhan. Dari cara berpakaian tertentu, pemahaman tentang warna warni liturgis, cara dan intonasi membaca Alkitab, kemampuan menyanyi terutama Mazmur dan banyak lainnya.

Tentu semuanya itu baik. Menghadap Tuhan memang tidak bisa asal-asalan. Menghadiri undangan seorang sahabat saja, kita perlu mematut diri dan kadang menghabiskan uang untuk ke salon. Apalagi menghadap Tuhan! Nampaknya jemaatpun setuju dengan kerumitan ibadah ini. Hal ini nampak dari kekritisan jemaat menyoroti soal cara berpakaian, kemampuan membaca dan menyanyi bahkan kesiapan seluruh pendukung ibadah termasuk semua peralatan elektronik.

Tetapi pernahkah kita melihat ke dalam diri kita, ke dalam keseharian kita? Sikap hidup dan perilaku kita? Tanpa meremehkan segala kerumitan ibadah yang saya katakan tadi, yang paling penting buat Tuhan adalah sikap hidup seseorang! Berbicara soal ibadah korban dalam PL, Nabi Mikha mengatakan: yang penting bukan korban bakaran, bukan kualitas domba korban dan segala macam minyak yang dipakai dalam ibadah korban (Mikha 6:6-7). Yang penting adalah: BERLAKU ADIL, MENCINTAI KESETIAAN DAN HIDUP DENGAN RENDAH HATI DI HADAPAN ALLAHMU! (Mikha 6:8).

Mari kita kritis terhadap diri kita sendiri. Mempersiapkan diri sebelum menghadap Tuhan. Mari kita datang menghadap Tuhan dengan membawa sikap hidup kita yang adil, setia dan rendah hati. Semoga Tuhan berkenan atas segala ibadah kita.

(rudjak)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Memperjuangkan Keadilan
    Am. 5:6-7, 10-15 dan Mark. 10:17-31
    Pemulihan yang diharapkan datang dari Allah untuk umat Israel diberitakan dengan menyerukan perubahan sikap hidup. Amos mengkritisi perilaku tidak...
  • Memperjuangkan Kesetaraan
    Kej. 2:18-24 dan Mark. 10:2-16
    Karya penciptaan yang Allah kerjakan bagi dunia adalah karya penciptaan yang membangun relasi ketergantungan satu dengan yang lain. Ketergantungan...
  • Kerajaan Allah di bumi
    Sungguh, Kerajaan Allah Di Bumi Tak Kalah
    Bilangan 11:4-6, 10-16, 24-29; Mazmur 19:7-14; Yakobus 5:13-20; Markus 9:38-50
    “Barangsiapa tidak melawan kita, ia ada di pihak kita” (ay. 40) adalah prinsip dasar yang tampaknya perlu kita berlakukan...
  • Piramida Sungsang
    Piramida Sungsang
    Yeremia 11:18-20; Mazmur 54; Yakobus 3:13-4:3, 7-8; Markus 9:30-37
    “Apa yang kamu perbincangkan tadi di tengah jalan?” (ay. 33). Itu pertanyaan yang Yesus ajukan ke para murid. Kedua...
  • Yesus dan Petrus
    Ketika Yesus dan Petrus (dan kita) Saling Menghardik
    Yes. 50:4-9; Mzm. 116:1-9; Yak. 3:1-12; Mark. 8:27-38
    Percakapan dimulai dengan sangat indah. Yesus bertanya kepada para murid-Nya, “Kata orang, siapakah Aku ini?” Lantas para murid mengajukan...
Kegiatan