“Kebangkitan-Nya Memulihkan” dan “Tinggal Sertaku”

“Kebangkitan-Nya Memulihkan” dan “Tinggal Sertaku”

Belum ada komentar 20 Views

Kata Yesus kepadanya:”Ibu, mengapa engkau menangis ? Siapakah yang engkau cari ?…….. (15) Kata Yesus kepadanya: “Maria !” (16)

Kebangkitan Yesus digambarkan sebagai peristiwa yang tersembunyi !!! Yesus tidak bangkit dari kubur untuk memamerkan kemenangan dan sekaligus membuktikan kepada orang-orang yang menyalibkan-Nya bahwa diri-Nya benar. Namun hal yang sangat penting adalah Yesus bangkit untuk memberikan tanda kepada orang-orang yang mencintai dan mengikuti Dia, bahwa melalui kebangkitan dinyatakan kasih lebih kuat daripada kematian dan bahwa tugas perutusan-Nya sudah selesai dilaksanakan. Selanjutnya Ia memberikan tugas suci kepada para murid-Nya untuk memasukkan semua orang ke dalam hidup baru bersama Dia.

Dunia tidak menyadari. Hanya orang-orang yang Ia panggil dengan nama mereka masing-masing, orang-orang yang memecahkan roti bersama Dia, dan yang ia tinggali damai, sadar (terbuka mata hatinya) akan apa yang telah terjadi. Peristiwa yang tersembunyi dan yang hanya dapat dilihat dengan mata iman inilah yang membebaskan umat manusia dari belenggu kematian dan sekaligus memulihkan semangat para murid untuk melakukan tugas perutusannya di dunia ini. Pengalaman perjumpaan dengan Yesus yang dibangkitkan memulihkan semangat para murid untuk kembali mewartakan kabar sukacita bahwa kematian bukan akhir dari segalanya melainkan awal dari suatu kehidupan yang baru bersama Kristus. Adakah pengalaman dalam hidup kita sekarang ini yang dapat membantu kita untuk mencicipi hidup baru yang dijanjikan kepada kita ?

Doa : “Tuhan tinggallah sertaku supaya aku punya pengalaman kebangkitan yang memulihkan semangatku untuk memanggil yang lain datang kepada- Mu. Amin.”

[TT]


Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • sukacita
    Menjalani Hidup Beriman Dengan Sukacita
    Amos 7:7-15; Mazmur 85:8-13; Efesus 1:3-14; Markus 6:14-29
    Renungan: Apalagi selain sukacita dan syukur, ketika kita menyadari kebaikan Allah yang sejak awal mengasihi kita dan menyelamatkan kita....
  • kekuatan dalam kelemahan
    Kekuatan dalam Kelemahan
    Yehezkiel 2:1-5; Mazmur123; 2 Korintus 12:2-10; Markus 6:1-13
    Renungan: Kekuatan dan kelemahan, mungkinkah bersatu? Nampaknya tidak, karena mereka saling bertentangan. Ada benarnya, jika kita hanya melihat ke...
  • sudah dimulai
    Menyelesaikan Yang Sudah Dimulai
    Ratapan 3:22-33; Mazmur 30; 2 Korintus 8:7-15; Markus 5:21-43
    Ada orang yang bisa memulai dengan baik, tetapi tidak bisa menyelesaikannya dengan baik. Lalu bagaimana dengan kita? GKI PI...
  • Setelah Badai Berlalu
    Markus 4:35-41
    Kisah angin ribut diredakan dalam injil Markus, merupakan sebuah pengalaman spektakuler bagi murid-murid Yesus yang berada di dalam perahu....
  • penabur dan benih
    Hidup Sebagai Penabur dan Benih
    Markus 4 : 26-34
    Injil Markus berbicara tentang Kerajaan Allah seperti benih yang tumbuh. Konsep ini berbeda dengan paham Kerajaan Allah dalam masyarakat...
Kegiatan